SALAM PAPUA (TIMIKA) – Pemerintah Kelurahan Perintis, Distrik Mimika Baru, akan melakukan verifikasi ulang data penerima bantuan pangan dari Kementerian Sosial (Kemensos) yang disalurkan melalui Bulog. Langkah ini dilakukan setelah ditemukan sejumlah data penerima yang dinilai tidak sesuai dengan kondisi di lapangan.
Lurah Perintis, Flio Waibusi, mengatakan terdapat penerima bantuan yang tergolong mampu, warga yang telah pindah domisili, hingga warga yang diketahui telah meninggal dunia namun masih tercatat dalam data penerima bantuan.
Flio menjelaskan, berdasarkan data tahun 2026, penerima bantuan pangan tahap pertama di Kelurahan Perintis tercatat sebanyak 466 Kepala Keluarga (KK) yang tersebar di 12 Rukun Tetangga (RT). Sementara pada tahap kedua, jumlah penerima berkurang menjadi 432 KK.
Pada tahap pertama, masing-masing penerima mendapatkan 20 kilogram beras dan empat liter minyak goreng. Sedangkan pada tahap kedua, masing-masing KK menerima 30 kilogram beras tanpa minyak goreng.
“Untuk tahap pertama sudah disalurkan, sedangkan untuk tahap kedua saat ini sedang dalam proses penyaluran,” ujar Flio di ruang kerjanya, Selasa (20/10/2026).
Meski penyaluran secara administratif berjalan, Flio menyoroti adanya perbedaan antara data penerima dengan kondisi sebenarnya di lapangan. Menurutnya, data tersebut ditarik langsung oleh Dinas Sosial (Dinsos) tanpa melalui proses verifikasi berjenjang dari tingkat RT hingga kelurahan.
Akibatnya, kata Flio, ditemukan sejumlah penerima yang dinilai tidak lagi memenuhi kriteria sebagai penerima bantuan. Bahkan, terdapat warga yang tergolong mampu dan terlihat mengambil bantuan menggunakan kendaraan roda empat.
Selain itu, pihak kelurahan menemukan nama warga yang telah pindah domisili serta warga yang telah meninggal dunia namun masih tercantum sebagai penerima bantuan.
“Warga sering menyalahkan kami di kelurahan, tapi faktanya yang mengumpulkan dan menetapkan data itu ada di Dinsos, sehingga tidak tepat sasaran. Jumlah penerima juga sudah menurun dan harus kami pastikan kembali terkait alasannya,” jelasnya.
Menindaklanjuti persoalan tersebut, Kelurahan Perintis akan melakukan pemutakhiran data dengan turun langsung ke 12 RT untuk melakukan verifikasi faktual terhadap kondisi ekonomi dan keberadaan setiap penerima.
Flio mengatakan pihaknya telah menyiapkan data warga yang dinilai layak menerima bantuan untuk selanjutnya dikoordinasikan dengan Dinsos.
“Kami sudah siapkan data warga kami yang memang layak menerima bantuan. Kami akan dorong ke Dinsos supaya betul-betul tepat sasaran dan bisa direkomendasikan ke Kemensos,” pungkasnya.
Penulis: Acik
Editor: Sianturi