Dinkes Mimika Matangkan RAD TBC 2027, Dorong Keterlibatan Lintas OPD Suasana rapat koordinasi pematangan Rencana Aksi Daerah (RAD) Penanggulangan TBC Kabupaten Mimika untuk tahun anggaran 2027 di Ballroom Hotel Horison Ultima, Selasa (20/10/2026)(Salampapua.com/Evita)

Dinkes Mimika Matangkan RAD TBC 2027, Dorong Keterlibatan Lintas OPD

SALAM PAPUA (TIMIKA) – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Mimika mematangkan penyusunan Rencana Aksi Daerah (RAD) Penanggulangan Tuberkulosis (TBC) untuk tahun anggaran 2027. Dokumen tersebut akan menjadi acuan bagi organisasi perangkat daerah (OPD) dan pemangku kepentingan lainnya dalam menjalankan program penanggulangan TBC secara terpadu.

Pembahasan rancangan RAD TBC itu berlangsung selama dua hari, 20–21 Oktober 2026, di Ballroom Hotel Horison Ultima Timika.

Pelaksana Harian (Plh) Kepala Dinkes Mimika, Marselino Mameyau, menjelaskan bahwa pertemuan tersebut merupakan tindak lanjut dari pembahasan sebelumnya yang digelar di Hotel Grand Tembaga.

“Hari ini merupakan pertemuan kedua terkait RAD TBC untuk perencanaan tahun 2027. Untuk pelaksanaan tahun depan, kita membutuhkan Peraturan Bupati. Perbup yang sudah ada perlu direvisi agar pembagian tugas antarinstansi menjadi jelas,” ujarnya usai pembukaan kegiatan, Selasa (20/10/2026).

Marselino menegaskan, penanggulangan TBC menghadapi tantangan yang membutuhkan perhatian serius, sebagaimana penyakit menular lainnya seperti malaria dan HIV. Karena itu, upaya penanganannya tidak dapat hanya mengandalkan Dinkes, tetapi membutuhkan keterlibatan berbagai sektor.

“Sama seperti malaria dan HIV, penanganan penyakit menular harus melibatkan semua sektor secara terintegrasi,” tegasnya.

Ia mencontohkan, Dinas Pekerjaan Umum (PU) dapat berperan dalam mendukung penyediaan lingkungan permukiman yang sehat dan sanitasi layak. Sementara itu, Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) berperan dalam perencanaan dan penganggaran program, sedangkan Badan Riset dan Inovasi Daerah (BRIDA) dapat mendukung penelitian serta pengembangan inovasi untuk pencegahan dan penanggulangan penyakit.

Menurut Marselino, tahapan selanjutnya adalah menyempurnakan rancangan RAD dan memperjelas pembagian peran setiap instansi. Dengan demikian, program penanggulangan TBC dapat dilaksanakan secara terarah pada tahun anggaran 2027.

Ia berharap seluruh instansi pemerintah, OPD, dan elemen masyarakat turut berpartisipasi aktif dalam upaya pencegahan serta penanggulangan TBC, malaria, HIV, dan penyakit menular lainnya di Kabupaten Mimika.

“Harapan saya, dan ini juga menjadi harapan pimpinan daerah, seluruh instansi, OPD, hingga elemen masyarakat dapat terlibat aktif dalam upaya pencegahan TBC, malaria, HIV, dan penyakit menular lainnya di Kabupaten Mimika,” pungkasnya.

Penulis: Evita

Editor: Sianturi