SALAM PAPUA (TIMIKA) – Anggota DPR Provinsi (DPRP) Papua Tengah, Nancy Natalia Raweyai menegaskan komitmennya untuk memperjuangkan pendidikan, literasi, kesehatan, serta peningkatan partisipasi perempuan Papua dalam politik.
Kepada awak media, Nancy menyampaikan bahwa mimpi besarnya untuk Mimika adalah lahirnya gerakan anak-anak muda yang mampu mengubah mindset dan membawa perubahan nyata di tanah Papua.
Menurut Nancy, pendidikan menjadi kunci utama untuk membangun Papua pasca sejarah panjang konflik.
“Pendidikan bukan hanya soal baca tulis, tetapi membuka wawasan dan mengubah cara pandang generasi muda. Itu yang saya harapkan untuk Mimika dan Papua Tengah,” ujarnya, Selasa (20/10/2026).
Ia mencontohkan inisiatif pembangunan Rumah Literasi di Nabire serta kolaborasi dengan komunitas literasi di Timika sebagai langkah awal.
Nancy juga menekankan pentingnya partisipasi perempuan dalam politik. Ia menyoroti kuota 30 persen perempuan yang diatur undang-undang, namun belum terisi maksimal di Papua.
“Perempuan Papua luar biasa hebatnya, tetapi ruang aktualisasi masih terbatas. Kalau diberikan kesempatan, banyak kebijakan terkait ibu dan anak bisa berubah ke arah yang lebih berpihak dan inklusif,” kata Nancy.
Selain itu, Nancy memperjuangkan lahirnya Perda Disabilitas di tingkat provinsi. Ia menilai kebijakan tersebut penting untuk memastikan keberpihakan terhadap kelompok rentan, sekaligus mendorong tata kelola yang baik hingga ke tingkat kampung.
Dalam kegiatan reses, Nancy mengaku fokus membangun komunikasi dengan generasi muda dan komunitas lokal yang bergerak di bidang literasi, kesehatan, dan ekonomi.
“Secara pribadi, saya mencari simpul-simpul yang mau bergerak bersama. Karena perubahan di Papua tidak bisa dilakukan sendiri, harus kolektif,” tegasnya.
Penulis: Evita
Editor: Jimmy