SALAM PAPUA (NABIRE) – Sekolah Tinggi Teologi (STT) Yusuf Makai Nabire melaksanakan yudisium terhadap 15 mahasiswa strata satu (S1) dari angkatan pertama, dengan dua program studi berbeda, yakni Program Studi Teologi bergelar Sarjana Teologi (S.Th) dan Program Studi Pendidikan Agama Kristen (PAK) bergelar Sarjana Pendidikan (S.Pd).

Kegiatan yudisium tersebut berlangsung di Aula STT Yusuf Makai, Jalan Menuju Terang, Kampung Kali Semen, Distrik Nabire Barat, Kabupaten Nabire, Papua Tengah, Kamis (29/1/2026) siang.

Pantauan Salampapua.com, acara yudisium dihadiri oleh para orang tua mahasiswa, tamu undangan, pimpinan lembaga, serta jajaran simpatisan STT Yusuf Makai.

Ketua STT Yusuf Makai, Yusuf Makai, dalam sambutannya menjelaskan bahwa STT Yusuf Makai berdiri sejak 11 Agustus 2009 dan telah melalui perjalanan panjang dalam dunia pendidikan teologi.

“Kurang lebih selama lima tahun perjalanan pendidikan, kami membekali mahasiswa dengan ilmu pengetahuan teologi hingga akhirnya dapat diyudisiumkan,” ujar Yusuf Makai saat diwawancarai usai kegiatan.

Ia menambahkan, pada 22 Mei 2022, seluruh dokumen pengajuan kelembagaan STT Yusuf Makai telah diterima dan diakui oleh Lembaga Pendidikan Tinggi Nasional, kemudian secara resmi disahkan pada 13 Februari, dengan status akreditasi B untuk Program Studi Teologi dan Pendidikan Agama Kristen.

“Puji Tuhan, hari ini angkatan pertama telah kami yudisiumkan dan direncanakan akan mengikuti wisuda pada 3 Februari 2026, dengan gelar Sarjana Teologi dan Sarjana Pendidikan yang diakui negara,” jelasnya.

Yusuf Makai berharap lulusan STT Yusuf Makai mampu bersaing dengan lulusan perguruan tinggi lain di Indonesia serta dapat mengabdi di tengah masyarakat.

“Para lulusan diharapkan dapat melayani di sekolah-sekolah, baik SD, SMP, SMA, maupun di gereja dan masyarakat. Mereka harus mengabdi dengan setia dan menghasilkan buah yang terbaik untuk kemuliaan Tuhan,” pungkasnya.

Penulis: Elias Douw

Editor: Sianturi