SALAM PAPUA (TIMIKA) – Aktivitas belajar mengajar di SD Negeri (SDN) 3 Koperapoka lumpuh total akibat aksi blokade jalan di Jalan Ahmad Yani, Rabu (28/1/2026) pagi. Aksi tersebut menyebabkan kepulan asap hitam masuk hingga ke dalam lingkungan sekolah.

Aksi pemalangan jalan yang dipicu oleh tewasnya seorang pria ini dilakukan tepat di depan SDN 3 Koperapoka, sehingga menimbulkan kegaduhan dan membahayakan kenyamanan serta keselamatan peserta didik.

Operator Sekolah SDN 3 Koperapoka, Misaha, mengatakan aktivitas sekolah terpaksa dihentikan sejak pagi hari karena kondisi tidak memungkinkan.

“Aksi sudah dimulai sejak pagi, saat anak-anak sebagian sudah masuk sekolah. Kami terpaksa memulangkan siswa dan menginformasikan kepada seluruh orang tua untuk menjemput anaknya masing-masing,” ujarnya.

Ia menambahkan, aksi blokade jalan di lokasi tersebut bukan kali pertama terjadi dan kerap mengganggu aktivitas belajar mengajar di sekolah.

“Kejadian seperti ini sudah sering terjadi. Ini aksi pertama di tahun 2026, sementara sebelumnya juga terjadi pada tahun 2025 dan sangat mengganggu kegiatan belajar,” katanya, yang dibenarkan oleh sejumlah guru.

Pantauan Salampapua.com di lokasi, selain siswa yang dipulangkan, para guru hanya dapat memantau situasi dari dalam halaman sekolah demi menghindari risiko paparan asap dan gangguan keamanan.

Hingga pukul 11.49 WIT, massa masih bertahan melakukan pemalangan jalan dengan menggunakan kayu serta membakar ban bekas secara terus-menerus, sehingga arus lalu lintas di sekitar lokasi masih lumpuh.

Penulis: Acik

Editor: Sianturi