SALAM PAPUA (TIMIKA) – Aksi palang jalan yang dilakukan sejumlah pendulang emas di Jalan Ahmad Yani, tepatnya di depan Pin Seluler, berujung ricuh, Senin (23/2/2026).

Para pendulang membakar ban bekas di tengah jalan serta melempari salah satu toko emas dan aparat keamanan. Akibatnya, arus lalu lintas di ruas jalan tersebut sempat lumpuh total.

Aparat kepolisian yang berada di lokasi terpaksa melepaskan tembakan peringatan dan gas air mata guna membubarkan massa dan memulihkan situasi.

Seorang warga di sekitar tempat kejadian perkara (TKP) menyebutkan, aksi tersebut dipicu kekecewaan para pendulang karena hasil dulang mereka tidak dibeli oleh Toko Emas Rezki.

“Ini karena hasil dulang mereka tidak dibeli oleh toko emas Rezki. Alasannya toko Rezki sedang tidak ada uang, sementara pendulang yang datang sangat banyak,” ujar warga tersebut.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, selain memblokade jalan, massa juga diduga melakukan penganiayaan terhadap sejumlah pegawai toko emas hingga harus dilarikan ke RSUD untuk mendapatkan perawatan medis.

Aksi tersebut berlangsung sejak siang hari dan sempat diredam aparat kepolisian. Namun, pada malam harinya massa kembali melakukan aksi serupa karena merasa belum puas.

Pantauan di lapangan, hingga pukul 20.52 WIT, aparat kepolisian masih bersiaga di lokasi untuk mengantisipasi kemungkinan terjadinya gangguan lanjutan.

Penulis: Acik

Editor: Sianturi