SALAM PAPUA (TIMIKA) – Ratusan umat Muslim di Kabupaten
Mimika melaksanakan Salat Idul Fitri 1447 Hijriah di halaman Graha Emeneme
Yauware, Sabtu (21/3/2026).
Meski sempat diguyur hujan, antusiasme jemaah tetap tinggi.
Sejak pukul 06.40 WIT, warga mulai berdatangan dan memadati lokasi. Mereka
menggelar sajadah, karpet, hingga terpal untuk mengikuti ibadah dengan khidmat.
Salat Id dimulai sekitar pukul 07.23 WIT dan berlangsung dengan penuh
kekhusyukan.
Pelaksanaan salat dipandu oleh Plt Kepala Kementerian Agama
(Kemenag) Mimika, Haji Muslimin, sementara khutbah disampaikan oleh Ustadz
Abdul Syakir.
Dalam khutbahnya, Ustadz Abdul Syakir menegaskan bahwa Idul
Fitri merupakan momentum untuk melahirkan pribadi yang lebih peduli terhadap
sesama, sekaligus memperkuat kesalehan sosial.
“Melalui zakat, kita membersihkan jiwa dan harta, serta
menumbuhkan solidaritas, kepedulian, dan semangat untuk saling membantu,”
ujarnya.
Ia juga mengajak umat Muslim menjadikan Idul Fitri sebagai
titik awal untuk memperbaiki diri, tidak hanya dalam ibadah ritual, tetapi juga
dalam kehidupan sosial sehari-hari.
“Religiusitas tidak hanya terlihat di masjid, tetapi juga
dalam kejujuran, kepedulian, dan keadilan dalam kehidupan bermasyarakat,”
tambahnya.
Sementara itu, Bupati Mimika Johannes Rettob yang turut
hadir menyampaikan bahwa Idul Fitri merupakan hari kemenangan setelah umat
Muslim menjalani ibadah puasa selama bulan Ramadan.
“Hari ini adalah momentum yang sangat istimewa. Kita
bersyukur kepada Allah SWT karena telah diberikan kekuatan untuk menjalani
ibadah puasa dan meraih kemenangan,” ujarnya.
Ia menambahkan, makna Idul Fitri tidak hanya sebatas
menyelesaikan ibadah puasa, tetapi juga menjadi ajang untuk memperbaiki akhlak
serta mempererat hubungan dengan Allah SWT dan sesama manusia.
Bupati Rettob juga mengajak seluruh masyarakat untuk terus
menjaga nilai kebersamaan dan toleransi di Mimika.
“Idul Fitri adalah momentum untuk saling memaafkan dan
mempererat persaudaraan tanpa memandang perbedaan. Inilah fondasi kehidupan
harmonis di Mimika sebagai rumah kita bersama,” tutupnya.
Kegiatan ini turut dihadiri Ketua PHBI Mimika Ustaz H. Joko
Prianto serta sejumlah tokoh Islam di Timika.
Penulis: Acik
Editor: Sianturi


