SALAM PAPUA (NABIRE) - Pemerintah Provinsi Papua Tengah
menyampaikan apresiasi kepada Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Barisan Merah Putih
RI Papua Tengah atas terselenggaranya seminar wawasan kebangsaan bertema
Bergabung Kembali Bangsa Papua dalam Bingkai NKRI, Kuat dalam Keberagaman dan
Kebangsaan.
Apresiasi tersebut disampaikan Gubernur Papua Tengah, Meki
Frits Nawipa, melalui sambutan yang dibacakan Asisten Bidang Pemerintahan dan
Kesejahteraan Rakyat Setda Papua Tengah, Alanthino Wiay, di Aula RRI Nabire,
Rabu (29/4/2026).
Dalam sambutannya, Alanthino menilai momentum seminar ini
sangat tepat karena bertepatan dengan refleksi sejarah 1 Mei 1963, yang disebut
sebagai awal babak baru pembangunan dan tanggung jawab administratif di Papua.
Menurutnya, momentum sejarah tersebut harus diwujudkan
melalui pemerataan pembangunan infrastruktur dan peningkatan kesejahteraan
masyarakat Papua.
“Tema yang kita angkat hari ini merupakan refleksi sejarah
dan komitmen kebangsaan,” ujar Alanthino.
Ia mengatakan persatuan yang dirasakan saat ini lahir
melalui perjalanan panjang, baik lewat jalur diplomasi, tekanan politik, maupun
operasi militer.
Melalui kegiatan tersebut, pemerintah berharap ada beberapa
hal penting yang diperkuat bersama, yakni menyegarkan ingatan kolektif bangsa
agar tidak melupakan sejarah perjuangan para pendahulu dalam menjaga keutuhan
NKRI.
Selain itu, seminar diharapkan memberi edukasi kepada
generasi muda agar memahami proses sejarah secara utuh dan tidak terputus dari
identitas kebangsaan.
“Ketiga, memperkuat semangat nasionalisme, bahwa di tengah
keberagaman, kita tetap satu dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia,”
katanya.
Ia juga mengajak seluruh peserta, khususnya generasi muda,
agar tidak hanya menjadi pendengar, tetapi juga menjadi pemikir yang kritis.
“Manfaatkan forum ini untuk menggali pengetahuan, berdiskusi
secara kritis, dan memahami dinamika sosial serta geopolitik yang membentuk
Papua hari ini,” ujarnya.
Pemerintah Provinsi Papua Tengah menegaskan bahwa masyarakat
tidak boleh berhenti pada pemahaman sejarah semata, tetapi harus menjadikannya
sebagai dasar membangun masa depan Papua Tengah yang damai, maju, dan
sejahtera.
Di akhir sambutan, Alanthino mengajak seluruh elemen
masyarakat membangun Tanah Papua, khususnya Papua Tengah, agar maju secara
fisik, kuat dalam persatuan, adil dalam kesejahteraan, dan bermartabat dalam
kebangsaan.
Penulis: Elias Douw
Editor: Sianturi


