SALAM PAPUA (TIMIKA) - Sebagai upaya menjaga suplai LPG
ditengah kondisi geopolitik yang terjadi, Pertamina Patra Niaga bekerja sama
dengan Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Provinsi Papua Tengah terus
melakukan berbagai upaya untuk memastikan ketersediaan LPG bagi masyarakat.
Kepala Dinas ESDM Provinsi Papua Tengah, Fretz James Borai
menyampaikan apresiasi langkah Pertamina Patra Niaga yang terus berkomunikasi
dan berkoordinasi mengenai kondisi suplai LPG serta perkembangan kondisi
geopolitik global.
"Menjadi penting untuk terus dilakukan pengawasan serta
pengaturan distirbusi secara optimal sehingga dapat mengantisipasi potensi
peningkatan konsumsi di lapangan," ujarnya pada rilis yang diterima
salampapua.com, Minggu (12/4/2026).
Pjs. Area Manager Communication Relations & CSR
Pertamina Patra Niaga Regional Papua Maluku, Bramantyo Rahmadi, mengatakan
pentingnya proses suplai yang berkelanjutan untuk memastikan ketersediaan LPG
tersebut.
"Pertamina akan terus melanjutkan koordinasi baik ini.
Ditengah kondisi geopolitik saat ini, kami juga terus mencari alternatif suplai
diluar dari rute suplai reguler untuk menjamin ketersediaan LPG bagi
masyarakat," tutupnya.
Dirinya melanjutkan, Pertamina Patra Niaga terus
mengupayakan stok LPG di Papua dan Maluku, khususnya Papua Tengah harus bisa
mandiri dan tidak bergantung pada stok serta suplai dari reguler biasanya yakni
Surabaya dan Makassar.
"Kami menyampaikan kepada Dinas ESDM pentingnya rantai
distribusi yang kuat, yang mandiri untuk menjaga ketersediaan stok LPG untuk
masyarakat. Salah satu upaya yang disampaikan adalah mencoba diversifikasi
titik suplai dari Ambon dan Jayapura, manfaatnya Pertamina Patra Niaga dapat
mengatur dengan lebih baik lagi perencanaan suplai sehingga dapat lebih
menjamin ketersediaan LPG di Agen," pungkasnya.
Penulis: Evita
Editor: Sianturi


