SALAM PAPUA (NABIRE) – Sidang Senat Terbuka Sekolah Tinggi Manajemen Informatika dan Komputer (STMIK) Pesat Nabire menggelar Wisuda III Program Sarjana Tahun 2026 di kampus setempat, Sabtu (11/4/2026). Sebanyak 22 lulusan mengikuti prosesi wisuda tersebut.

Gubernur Papua Tengah yang diwakili Staf Ahli Bidang Pemerintahan, Politik, dan Hukum, Marthen Ukago hadir langsung dalam kegiatan tersebut. Turut hadir perwakilan Bupati Nabire, anggota DPR Papua Tengah, Kepala LLDIKTI Wilayah XIV Papua–Papua Barat, Kepala Dinas Pendidikan Nabire, serta para tamu undangan lainnya.

Dalam sambutan Gubernur yang dibacakan Marthen Ukago, disampaikan ucapan selamat dan apresiasi kepada seluruh wisudawan dan wisudawati atas pencapaian yang diraih.

“Hari ini adalah hasil dari kerja keras, ketekunan, serta pengorbanan, baik dari diri sendiri maupun dukungan orang tua, keluarga, dan dosen. Wisuda ini bukan akhir, tetapi awal dari babak baru kehidupan,” ujarnya.

Gubernur menekankan bahwa para lulusan akan menghadapi dunia yang penuh tantangan, terutama di era transformasi digital yang berkembang pesat. Karena itu, ilmu di bidang teknologi informasi diharapkan dapat dimanfaatkan untuk memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat dan pembangunan di Papua Tengah.

Ia juga berharap lulusan STMIK Pesat Nabire menjadi generasi yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga berkarakter kuat, berintegritas, dan mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman.

Selain itu, para lulusan diminta menjadi agen perubahan yang membawa inovasi, khususnya dalam pemanfaatan teknologi untuk meningkatkan pelayanan publik, pendidikan, ekonomi, dan kesejahteraan masyarakat.

Kepada pihak kampus, Gubernur menyampaikan apresiasi atas dedikasi dalam mencetak sumber daya manusia di Papua Tengah.

“Semoga Stimik Pesat Nabire terus berkembang menjadi institusi pendidikan yang unggul dan mampu menjawab tantangan zaman,” katanya.

Di akhir sambutan, Gubernur berpesan kepada para lulusan untuk terus belajar, berkarya, dan mengabdi.

“Jangan pernah berhenti bermimpi dan berusaha. Jadilah kebanggaan bagi keluarga, almamater, dan daerah,” tutupnya.

Penulis: Elias Douw

Editor: Sianturi