Kepesertaan BPJS Kesehatan Mimika Kembali Naik, Tembus 82 Persen

Kepesertaan BPJS Kesehatan Mimika Kembali Naik, Tembus 82 Persen Kepala BPJS Kesehatan Cabang Mimika, Maikel Tuturop saat diwawancarai di Hotel Horison Diana, Rabu (17/6/2026)(Salampapua.com/Acik)

SALAM PAPUA (TIMIKA) – Kepesertaan Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) di Kabupaten Mimika kembali mengalami peningkatan setelah sempat mengalami penurunan pada awal tahun 2026. Saat ini, cakupan kepesertaan BPJS Kesehatan Mimika telah mencapai lebih dari 82 persen.

Kepala BPJS Kesehatan Cabang Mimika, Maikel Tuturop, mengatakan penurunan sempat terjadi pada Februari 2026 dengan angka kepesertaan berada di kisaran 76,76 persen. Namun, kondisi tersebut perlahan membaik dan kembali meningkat mulai April 2026.

“Memang sempat ada pengurangan di Februari sehingga jumlah peserta hanya berada di level 76,76 persen. Tetapi saat ini sudah naik kembali di atas 82 persen,” ujar Maikel saat ditemui usai kegiatan Sosialisasi Program JKN dan Pendaftaran Relawan SPPG Se-Wilayah Kabupaten Mimika 2026 di Hotel Horison Diana, Rabu (17/6/2026).

Menurutnya, peningkatan tersebut menjadi langkah positif bagi Mimika dalam mendekati target Universal Health Coverage (UHC) atau cakupan kesehatan semesta.

Maikel menjelaskan, capaian tersebut tidak terlepas dari dukungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mimika bersama fasilitas kesehatan (faskes) yang terus mendorong masyarakat untuk terdaftar dalam program JKN.

Faskes, kata dia, turut berperan aktif dengan merekomendasikan serta membantu pendaftaran masyarakat, baik Orang Asli Papua (OAP) maupun non-OAP yang masuk kategori kurang mampu.

Selain dukungan pemerintah dan faskes, sektor swasta juga dinilai memiliki kontribusi besar dalam meningkatkan kepesertaan JKN di Mimika. Sejumlah perusahaan di daerah ini disebut konsisten mendaftarkan tenaga kerja baru sebagai peserta BPJS Kesehatan.

“Untuk itu kami sangat berterima kasih kepada Pemkab Mimika dan seluruh pihak swasta di Timika atas kepedulian dalam memberikan jaminan kesehatan kepada masyarakat dan pekerja,” pungkasnya.

Penulis: Acik

Editor: Sianturi