SALAM PAPUA (TIMIKA) – Seorang remaja pria berinisial MEYK alias Erens tewas setelah terkena panah wayer di Jalan Cenderawasih, tepatnya di sekitar Bundaran Petrosea, Timika, Sabtu malam (26/9/2026).
Wakil Kapolres Mimika, Kompol Jaihot Limbong, membenarkan kejadian tersebut. Korban diduga terkena panah saat melintas di lokasi kejadian yang saat itu terjadi tawuran antarkelompok remaja.
“Ada sejumlah saksi yang diperiksa untuk mengungkap para pelaku,” ujar Kompol Jaihot, Senin (28/9/2026).
Menurutnya, penyidik Polres Mimika telah mengamankan sejumlah barang bukti dan memeriksa sejumlah saksi untuk mengungkap identitas pelaku.
Berdasarkan penyelidikan awal, tawuran tersebut melibatkan dua kelompok remaja. Namun, motif tawuran masih dalam pendalaman pihak kepolisian.
Polisi juga menduga media sosial, khususnya Facebook, turut memicu ketegangan antarkelompok remaja. Sejumlah akun diduga menyebarkan informasi provokatif yang berpotensi mengadu domba dan menjelek-jelekkan kelompok tertentu.
“Kami akan selidiki akun tersebut, karena sering memposting informasi yang saling mengadu dan menjelek-jelekkan kelompok tertentu sehingga menimbulkan reaksi,” ujar Kompol Jaihot.
Polisi akan menelusuri aktivitas akun-akun tersebut, termasuk jejak digitalnya, untuk mengetahui keterkaitannya dengan peristiwa tawuran serta mengambil langkah hukum apabila ditemukan unsur pelanggaran.
Selain penindakan, Polres Mimika berencana meningkatkan sosialisasi dan edukasi ke sejumlah sekolah di Kabupaten Mimika. Langkah tersebut ditujukan untuk mencegah pelajar terlibat dalam tawuran maupun tindak pidana lainnya.
“Kita tahu para pelajar ini rentan terlibat hal-hal yang negatif termasuk tawuran, makanya kita akan lebih gencar lagi melakukan sosialisasi,” katanya.
Polres Mimika berharap upaya pencegahan dan edukasi tersebut dapat meningkatkan kesadaran pelajar dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) serta mencegah terulangnya kejadian serupa.
Penulis: Acik
Editor: Sianturi