SALAM PAPUA (KENYAM) – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Nduga, Provinsi Papua Pegunungan, mulai memberlakukan subsidi penerbangan cargo di Kenyam, Jumat (16/10/2026). Kebijakan ini merupakan tindak lanjut evaluasi terhadap pelaksanaan subsidi penerbangan penumpang dan barang untuk rute dari dan menuju Kenyam.
Bupati Nduga, Yoas Beon, bersama Sekretaris Daerah (Sekda) Nduga, Gay Murib, dan sejumlah pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD) menyaksikan pemberlakuan subsidi tersebut.
Yoas menjelaskan, evaluasi terhadap subsidi penumpang dan cargo telah dilakukan sekitar sebulan lalu. Hasil evaluasi itu kemudian ditindaklanjuti dengan pemberlakuan subsidi cargo sebagai tahap awal, sebelum subsidi penumpang mulai diterapkan pada Sabtu (17/10/2026).
Suasana pembongkaran cargo bersubsidi barang-barang kebutuhan sehari-hari di Kenyam, Kabupaten Nduga, Provinsi Papua Pegunungan, Jumat (16/10/2026)(Salampapua.com/Elea Worom) Menurutnya, penerbangan cargo bersubsidi perdana ini juga bertepatan dengan pelaksanaan Konferensi Daerah (Konferda) Gereja Kemah Injil Indonesia (GKII) Sion di Kenyam. Karena itu, penerbangan tersebut sekaligus menjadi bentuk dukungan pemerintah daerah terhadap kegiatan keagamaan tersebut.
“Evaluasi ini kita tindak lanjuti sampai hari ini. Penerbangan cargo bersubsidi pertama sudah ada di Kenyam. Ini merupakan hasil evaluasi pertama,” jelas Yoas.
Ia menegaskan, mulai Sabtu, tarif penerbangan penumpang bersubsidi akan diberlakukan sesuai ketentuan harga yang telah ditetapkan pemerintah pusat, baik untuk penerbangan menuju maupun dari Kenyam.
Bupati Kabupaten Nduga, Yoas Beon, S.IP foto bersama dengan warga usai menerima barang subsidi cargo pada Konferda GKII di Jemaat Sion Kenyam, Jumat (16/10/2026)(Salampapua.com/Elea Worom) “Subsidi penumpang, harga yang sudah ditetapkan pusat akan dipakai mulai Sabtu. Baik masuk maupun keluar tetap berlaku, sehingga pihak yang menjual harus sesuai dengan harga yang ditetapkan oleh pusat,” tegasnya.
Yoas juga menjelaskan bahwa pemerintah daerah mengambil alih tanggung jawab pembiayaan operasional tertentu, termasuk tenaga honorer dan pengaturan petugas yang terlibat dalam pelayanan subsidi.
Terkait perubahan susunan petugas, ia memastikan petugas lama tetap mendapat ruang untuk berkolaborasi dengan petugas baru. Menurutnya, perubahan tersebut merupakan bagian dari penyesuaian pelayanan dan tidak seharusnya mengurangi semangat para petugas.
“Petugas lama ada kolaborasi dengan petugas yang baru sehingga semua itu kita laksanakan sesuai dengan apa yang menjadi petunjuk. Petugas lama juga tetap menjadi bagian dan akan ada pekerjaan-pekerjaan lain yang akan kita lakukan,” ujarnya.
Selain pelayanan dan tarif, Pemkab Nduga juga menaruh perhatian terhadap keamanan serta ketertiban aktivitas penerbangan di Bandara Kenyam. Yoas mengatakan, dirinya bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) telah menggelar pertemuan dan akan melanjutkan koordinasi untuk menertibkan aktivitas bandara.
Penertiban tersebut mencakup penerbangan komersial maupun penerbangan bersubsidi agar seluruh pelayanan berjalan sesuai ketentuan.
“Mulai dari pesawat komersial lain dan juga subsidi-subsidi ini semua ditertibkan. Ini merupakan penerbangan perdana untuk subsidi cargo,” pungkasnya.
Sementara itu, Bupati juga menyerahkan langsung barang cargo subsidi di lokasi Konferensi GKII di Jemaat Sion di Kenyam setibanya di Kenyam dan disambut meriah seluruh jemaat yang hadir. Menyambut bantuan cargo tersebut, masyarakat langsung melakukan gerakan berkeliling di lokasi acara sehingga acara semakin meriah dan penuh kebahagiaan. Cargo bersubsidi ini sendiri berupa air minum dan sembako lainnya.
Penulis/Editor: Sianturi