SALAM PAPUA (TIMIKA)- Sendi adalah penghubung antara dua
tulang yang memungkinkan pergerakan dan memberikan fleksibilitas pada tubuh.
Karena perannya penting, maka kesehatan sendi perlu dijaga agar dapat terus
berfungsi dengan baik.
Sendi berperan dalam banyak aktivitas sehari-hari, seperti
menekuk lutut dan siku, membungkuk, menengok, berjalan, melambaikan tangan
ataupun menulis. Di dalam sendi terdapat tulang rawan (kartilago) dan cairan
sinovial yang berperan sebagai bantalan antar tulang agar tidak saling
bergesekan.
Seiring bertambahnya usia, bantalan ini akan menipis hingga
menimbulkan gesekan antar tulang. Hal inilah yang membuat persendian Anda rusak
dan memicu munculnya arthritis atau radang sendi.
Beragam Cara Menjaga Kesehatan Sendi
Menjaga kesehatan sendi penting dilakukan oleh semua orang,
terutama penderita arthritis. Dengan begitu, tekanan, beban, atau rasa sakit
pada sendi dapat berkurang.
Berikut ini adalah beberapa cara menjaga kesehatan sendi
yang bisa Anda lakukan:
1. Jaga berat badan ideal
Kelebihan berat badan menyebabkan sendi-sendi pada lutut,
pinggul, dan punggung harus menanggung beban yang lebih besar. Makin berat
badan seseorang, maka makin tinggi risiko gangguan pada sendi. Oleh karena itu,
menjaga kesehatan sendi dapat dilakukan dengan menurunkan berat badan dan
menjaga berat badan ideal.
2. Hindari duduk terlalu lama
Duduk terlalu lama karena menonton TV, bekerja, atau
berkendara, dapat meningkatkan risiko terkena gangguan sendi. Hal ini karena
semakin banyak bergerak, sendi menjadi semakin lentur dan mengurangi risiko
terkena gangguan sendi.
Bila pekerjaan Anda mengharuskan duduk selama berjam-jam,
lakukan peregangan setidaknya setiap 30 menit.
3. Perhatikan postur tubuh
Postur tubuh yang buruk, misalnya karena posisi duduk atau
berdiri yang salah, dapat membuat beban pada sendi meningkat. Agar tidak
menimbulkan dampak buruk, biasakan untuk tetap tegak saat berdiri maupun duduk.
Saat duduk, pastikan punggung dan kedua bahu lurus, kedua
telapak kaki menyentuh lantai, dan ubah posisi setiap 30 menit. Jangan duduk
dengan bantal terlalu tinggi atau dalam posisi menyamping terlalu lama.
4. Perhatikan posisi tidur
Posisi tidur yang tidak tepat terkadang membuat sendi
tertekan pada titik-titik tertentu, seperti di lengan, tulang belakang, dan
kaki. Akibatnya, sendi mengalami ketegangan dan terasa nyeri.
Untuk mencegah hal tersebut, Anda perlu memerhatikan dan
menerapkan posisi tidur yang tepat. Misalnya, dengan tidur telentang atau
miring. Posisi tidur tersebut dapat menjaga bentuk alami tubuh dan mencegah
terjadinya masalah pada persendian.
5. Konsumsi makanan bergizi
Menjaga kesehatan sendi juga dapat dilakukan dengan
mengonsumsi makanan yang kaya akan kalsium, protein, selenium, vitamin D,
antioksidan, asam lemak omega-3, bahkan kolagen.
Makanan yang baik untuk menjaga kesehatan sendi adalah buah
dan sayur, ikan, minyak zaitun, biji-bijian utuh, susu dan produk olahannya,
kacang-kacangan, atau teh hijau.
6. Jangan merokok
Berhenti merokok dapat menjadi salah satu cara untuk menjaga
kesehatan sendi. Menurut penelitian, merokok dapat berdampak negatif terhadap
kesehatan sendi dan tulang.
Merokok dapat meningkatkan risiko terjadinya osteoporosis
dan membuat tulang rentan mengalami keretakan akibat kepadatan tulang yang
menurun. Tak hanya itu, rokok juga dapat meningkatkan risiko terkena bursitis,
tendinitis, nyeri pinggang, dan rheumatoid arthritis.
7. Olahraga secara teratur
Beberapa penelitian menemukan bahwa olahraga yang bisa
memacu detak jantung, seperti senam aerobik, diketahui dapat meredakan
pembengkakan pada sendi.
Selain itu, Anda juga dianjurkan untuk melakukan olahraga
dengan beban sesuai dengan kemampuan, agar otot-otot yang menyangga sendi
menjadi lebih kuat.
Akan tetapi, jika Anda sedang mengalami nyeri sendi, ada
baiknya mencoba olahraga lain yang lebih tidak berisiko, seperti jalan kaki,
berenang, atau bersepeda.
8. Lakukan pemanasan dan pendinginan sebelum dan setelah
berolahraga
Melakukan pemanasan sebelum berolahraga mampu mencegah
cedera sendi yang bisa terjadi selama olahraga. Selain itu, Anda juga
disarankan untuk melakukan pendinginan setelahnya. Pemanasan dan pendinginan
dapat dilakukan sekitar lima menit, sebelum dan setelah berolahraga.
9. Hindari olahraga secara berlebihan
Olahraga secara rutin memang dapat menjaga kesehatan sendi
dan membuat tubuh menjadi lebih bugar. Namun, jangan memaksakan untuk terus
olahraga jika Anda mengalami nyeri otot atau sendi.
Anda sebaiknya mengenali tanda-tanda saat tubuh membutuhkan
istirahat. Jika otot atau sendi tetap nyeri selama berhari-hari,
beristirahatlah dari rutinitas olahraga. Pastikan untuk memeriksakan diri ke
dokter jika rasa nyeri tidak kunjung hilang.
Dengan menerapkan cara-cara menjaga kesehatan sendi di atas,
bukan tidak mungkin sendi Anda tetap kuat dan sehat sampai tua. Apabila
mengalami rasa sakit akibat gangguan sendi, jangan ragu untuk memeriksakan diri
ke dokter. Penanganan yang cepat dan tepat dapat mencegah gangguan sendi
menjadi semakin parah. (Alodokter)
Editor: Sianturi


