SALAM PAPUA (TIMIKA) – Rombongan Pemerintah Kabupaten Puncak
dilaporkan mendapat serangan dari salah satu kelompok yang terlibat konflik di
Distrik Kwamki Narama, Kabupaten Mimika, Papua Tengah, Selasa (6/1/2026).
Rombongan tersebut terdiri dari Wakil Bupati Puncak Naftali
Akawal dan Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris Daerah Nenu Tambuni, yang saat itu
berada di Kwamki Narama untuk mengikuti prosesi kremasi jenazah Jori Murib,
korban konflik yang meninggal dunia pada 4 Januari 2026 dengan luka parah
akibat terkena anak panah.
Namun, di tengah kegiatan tersebut, situasi mendadak
memanas. Sejumlah anggota dari salah satu kelompok yang terlibat konflik
melakukan penyerangan secara tiba-tiba, termasuk dengan melepaskan anak panah
ke arah lokasi.
Beruntung, aparat keamanan yang berjaga di lokasi bergerak
cepat mengamankan rombongan Pemkab Puncak dan mengendalikan situasi, sehingga
tidak menimbulkan korban jiwa dari rombongan pemerintah.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, penyerangan dipicu oleh
penolakan salah satu kelompok terhadap prosesi kremasi jenazah Jori Murib.
Kelompok tersebut mengklaim bahwa korban bukan bagian dari kelompok perang
mereka, sehingga menolak dilaksanakannya prosesi tersebut.
Hingga berita ini diturunkan, puluhan personel aparat
keamanan masih disiagakan di sekitar Kwamki Narama untuk mencegah eskalasi
lanjutan dan menjaga stabilitas keamanan.
Penulis: Acik
Editor: Sianturi

