SALAM PAPUA (TIMIKA) – Pengurus Forum Jawa Madura dan Sunda (Forjamas) Kabupaten Mimika periode 2026–2030 resmi dilantik di Graha Emeneme Yauware, Selasa (27/1/2026).

Pelantikan tersebut dilaksanakan berdasarkan Surat Keputusan Nomor 1001/SK-Forjamas/MMK/I/2026. Untuk masa bakti empat tahun ke depan, Forjamas Mimika diketuai oleh H. Bahroni

Dalam sambutan perdananya, Ketua Forjamas Mimika, H. Bahroni, menyampaikan bahwa Forjamas lahir dari diskusi bersama para tokoh Jawa, Madura, dan Sunda yang dilatarbelakangi oleh dinamika kehidupan bermasyarakat, baik di bidang sosial, kesejahteraan, keagamaan, maupun ekonomi.

“Forjamas hadir sebagai wadah pemersatu dan telah memiliki legalitas, di antaranya akta pendirian, keputusan Kementerian Hukum dan HAM, serta Surat Keputusan Kesbangpol Kabupaten Mimika,” ujarnya.

Ia menjelaskan, tujuan pendirian Forjamas adalah menjadi forum diskusi dan kerja bersama dalam mewujudkan visi dan misi organisasi, yakni menghantarkan masyarakat Jawa, Madura, dan Sunda menuju sokeemapo (era baru) yang berkeadilan dan sejahtera.

Untuk mewujudkan visi tersebut, Forjamas akan memperkuat struktur organisasi hingga tingkat distrik, kelurahan, dan kampung.

“Mari kita bergandengan tangan dan merapatkan barisan untuk menjaga, merawat, dan memperindah hunian kita bersama. Mimika adalah rumah kita,” ajaknya.

Sementara itu, Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah Kabupaten Mimika, Abraham Kateyau, dalam sambutannya menyampaikan bahwa pelantikan pengurus Forjamas merupakan amanah sekaligus tanggung jawab besar dalam menjaga persatuan, memperkuat nilai-nilai budaya, serta mempererat tali silaturahmi antarwarga.

“Atas nama Pemerintah Kabupaten Mimika, saya mengucapkan selamat dan sukses kepada seluruh pengurus Forum Jawa Madura dan Sunda Kabupaten Mimika yang hari ini resmi dilantik,” ucapnya.

Ia berharap keberadaan Forjamas dapat membangun sinergi positif bersama pemerintah daerah. Sinergi tersebut, menurutnya, bukan bersifat politis, melainkan dilandasi harapan agar pemerintahan ke depan berjalan lebih inklusif, adil, dan memperhatikan seluruh elemen masyarakat.

“Kepada para pengurus yang baru dilantik, saya berpesan agar menjalankan tugas dengan penuh keikhlasan, integritas, dan semangat pengabdian. Rawat kebersamaan, junjung tinggi nilai persaudaraan, dan jadilah teladan di tengah masyarakat,” pesannya.

Penulis: Acik

Editor: Sianturi