SALAM PAPUA (NABIRE) – Ketua Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) Provinsi Papua Tengah, Freny Anouw, menekankan pentingnya peran aktif KPA tingkat kabupaten dalam menekan angka kasus HIV-AIDS yang terus meningkat di wilayah Papua Tengah.

Berdasarkan data Dinas Kesehatan Provinsi Papua Tengah, jumlah kasus HIV-AIDS pada periode Juni hingga Desember 2025 tercatat mencapai 23.535 kasus. Angka tersebut dinilai membutuhkan langkah penanganan yang lebih agresif, terkoordinasi, dan berkelanjutan di seluruh kabupaten.

“Data ini menjadi alarm bagi kita semua. Penanganan HIV-AIDS tidak bisa dilakukan setengah-setengah, tetapi harus melibatkan seluruh KPA kabupaten secara aktif,” ujar Freny Anouw saat diwawancarai di ruang kerjanya, Jumat (30/1/2026).

Ia menyebutkan, KPA Provinsi Papua Tengah telah menjadwalkan rapat kerja (raker) pada Maret 2026 guna mengaktifkan kembali program-program penanggulangan HIV-AIDS, baik di tingkat provinsi maupun kabupaten.

“Yang harus lebih berperan aktif adalah KPA kabupaten. Kita tidak bisa hanya menunggu, tetapi harus berani menyambut bola,” tegasnya.

Freny juga memberikan apresiasi kepada sejumlah kabupaten yang dinilai telah berjalan aktif melakukan pemeriksaan HIV-AIDS kepada masyarakat. Menurutnya, pemeriksaan rutin merupakan langkah strategis untuk deteksi dini dan pencegahan penularan.

“Salah satu program prioritas KPA adalah mendorong seluruh masyarakat Papua Tengah untuk melakukan pemeriksaan HIV-AIDS agar penanganan bisa dilakukan sedini mungkin,” katanya.

Selain pemeriksaan, KPA Provinsi Papua Tengah juga menyiapkan modul pembelajaran tentang bahaya HIV-AIDS yang direncanakan mulai diberikan pada Juni–Juli kepada sekolah-sekolah di delapan kabupaten.

“Edukasi ini sangat penting bagi anak-anak yang sedang dalam masa perkembangan. Pendidikan tentang HIV-AIDS harus dimulai sejak dini,” jelas Freny.

Tidak hanya di lingkungan sekolah, modul edukasi tersebut juga akan disalurkan ke gereja, masjid, serta tempat ibadah lainnya sebagai bagian dari upaya pencegahan berbasis komunitas dan keagamaan.

Adapun data kasus HIV/AIDS di Papua Tengah per kabupaten sebagai berikut:

Kabupaten Nabire: 10.824 kasus, Kabupaten Mimika: 8.151 kasus, Kabupaten Deiyai: 2.608 kasus, Kabupaten Paniai: 2.527 kasus, Kabupaten Puncak Jaya: 966 kasus, Kabupaten Dogiyai: 709 kasus, Kabupaten Puncak: 67 kasus, dan Kabupaten Intan Jaya: 23 kasus.

Penulis: Elias Douw

Editor: Sianturi