SALAM PAPUA (TIMIKA)- Atlet berusia 19 tahun ini tengah menjalani tahun yang luar biasa di dunia tenis profesional.Berikut sejumlah fakta menarik tentang Learner Tien.
Learner Tien lahir pada Desember 2005 di Irvine, California,
dari pasangan imigran asal Vietnam, Khuong Dan Tien dan Huyen Tien. Dalam
wawancara dengan Los Angeles Times, keluarganya dikenal memiliki pendekatan
sederhana terhadap perkembangan kariernya.
Orang tuanya tidak pernah memaksa Tien untuk menjadi petenis
profesional. Mereka membiarkannya bermain dengan bebas dan menikmati proses.
Meski bangga atas prestasinyabahkan saat ia mampu mengungguli pemain yang lebih
tuamkeluarganya tetap menjaga perspektif dan tidak menjadikan kesuksesan
sebagai beban.
Ayahnya, Khuong, sempat melatih Tien hingga ia berusia
sekitar 10 tahun.
Nama depan “Learner” bukanlah kebetulan. Ibunya berprofesi
sebagai guru, sementara ayahnya adalah pengacara real estat. Dari situlah
filosofi nama anak-anak mereka lahir. Learner dinamai berdasarkan profesi
ibunya, sedangkan kakak perempuannya diberi nama Justice, terinspirasi dari
profesi sang ayah.
“Seorang pengacara mencari keadilan. Seorang guru mencari
seorang pembelajar. Itu adalah nama-nama yang mulia,” ujar Khuong kepada Los
Angeles Times.
Seiring bertambahnya usia, Tien semakin nyaman dengan
namanya. Ia menyukai keunikannya dan merasa nama tersebut mencerminkan jati
dirinya.
Tien resmi menjadi pemain profesional pada 2023, namun tahun
2025 menjadi musim penuh pertamanya di ATP Tour. Ia mengaku masih terus
beradaptasi dengan ritme kompetisi tingkat dunia.
“Ada banyak hal baru yang saya hadapi turnamen baru, negara
baru, dan pengalaman baru,” ujar Tien kepada ATPTour.com. “Saya mencoba
menikmati semuanya. Bisa berbagi ruang ganti dengan para pemain top adalah
sesuatu yang luar biasa.”
Ia juga menambahkan bahwa meski bermain di luar Amerika
terkadang menghadirkan tantangan bahasa dan budaya, pengalaman tersebut justru
memperkaya perjalanannya sebagai atlet muda.
Puncak perhatian publik datang pada Australian Open 2025,
ketika Tien mencatat sejarah. Ia menjadi pemain termuda sejak Rafael Nadal
(2005) yang mampu menembus babak keempat turnamen tersebut.
Dalam perjalanannya, Tien meraih kemenangan Grand Slam
pertamanya sekaligus mencatat kemenangan perdana atas pemain Top 10, dengan
menyingkirkan Daniil Medvedev.
Prestasi itu menegaskan statusnya sebagai salah satu prospek paling cerah di tenis dunia saat ini dan laga melawan Novak Djokovic di US Open menjadi panggung besar berikutnya dalam perjalanan kariernya. (town&country.com)
Editor: Sianturi

