SALAM PAPUA (TIMIKA) – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mimika melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) membangun Klinik Pratama di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Timika, Distrik Iwaka. Kehadiran klinik ini memungkinkan warga binaan (WB) yang sakit mendapatkan perawatan langsung di dalam lapas tanpa harus dirujuk ke fasilitas kesehatan di luar.

Kepala Dinas Kesehatan Mimika, Reynold Rizal Ubra, mengatakan pembangunan klinik tersebut merupakan tindak lanjut usulan pihak Lapas yang telah disampaikan sejak beberapa tahun lalu. Pada tahun ini, Dinkes Mimika siap melengkapi fasilitas, obat-obatan, serta menempatkan tenaga kesehatan agar layanan dapat beroperasi selama 24 jam.

“Statusnya Klinik Pratama. Nanti akan ada petugas dari Dinas Kesehatan yang melayani selama 24 jam. Klinik ini juga dibangun berdasarkan komitmen Bupati Johannes Rettob beberapa waktu lalu,” ujar Reynold usai memantau progres pembangunan klinik di area Lapas Timika.

Ia menjelaskan, pembangunan klinik telah disesuaikan dengan standar operasional prosedur (SOP) Kementerian Hukum dan HAM. Klinik tersebut dilengkapi 10 tempat tidur rawat inap, sehingga warga binaan yang sakit tidak lagi harus dirujuk ke RSUD, kecuali untuk penanganan khusus.

Untuk mendukung pelayanan kesehatan, Dinkes Mimika juga akan menempatkan satu unit ambulans. Seluruh warga binaan, lanjut Reynold, merupakan warga negara Republik Indonesia yang memiliki hak pelayanan kesehatan yang sama, dengan pembiayaan ditanggung melalui BPJS Kesehatan.

“Tenaga kesehatan yang akan ditempatkan lengkap, terdiri dari perawat, bidan, apoteker, tenaga farmasi, kesehatan lingkungan, serta tenaga gizi,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala Lapas Kelas IIB Timika, Hernowo, menyambut baik kehadiran Klinik Pratama tersebut. Menurutnya, fasilitas ini sangat membantu dalam penanganan kesehatan warga binaan.

“Dengan adanya klinik ini, warga binaan yang sakit tidak lagi harus dirawat di luar. Kami sangat berterima kasih kepada Pemkab Mimika, khususnya Dinas Kesehatan, yang sudah membangun dan memantau langsung klinik ini,” ujar Hernowo.

Penulis: Acik

Editor: Sianturi