SALAM PAPUA (TIMIKA)- Cara agar tidak haus saat puasa
penting diketahui agar Anda bisa menjalani puasa dengan nyaman dan tetap
bertenaga. Rasa haus saat berpuasa memang wajar, terutama ketika asupan cairan
berkurang atau cuaca panas. Namun, jika tidak disiasati dengan baik, kondisi
ini dapat membuat tubuh lemas, sulit berkonsentrasi, dan berisiko menyebabkan
dehidrasi ringan.
Menahan haus saat puasa memang sering menjadi tantangan,
apalagi jika kebutuhan cairan tubuh tidak tercukupi atau pilihan makanan
sebelum puasa kurang tepat. Selain faktor cuaca dan tingkat aktivitas, pola
makan dan minum saat sahur dan berbuka juga sangat memengaruhi keseimbangan
cairan tubuh.
Oleh karena itu, penting untuk mengetahui cara agar tidak
haus saat puasa agar tubuh tetap terhidrasi dengan baik sepanjang hari.
Berbagai Cara agar Tidak Haus Saat Puasa
Menjaga tubuh tetap segar dan tidak mudah haus selama puasa
dapat dilakukan dengan beberapa cara berikut yang bisa Anda terapkan saat
berbuka maupun sahur:
1. Penuhi kebutuhan cairan tubuh
Memenuhi kebutuhan cairan merupakan langkah utama dalam
menerapkan cara agar tidak haus saat puasa. Pastikan Anda mencukupi asupan air
sejak waktu berbuka hingga sahur dengan membaginya secara bertahap, misalnya
dengan menerapkan pola 2–4–2, yaitu 2 gelas saat berbuka, 4 gelas setelah makan
malam hingga sebelum tidur, dan 2 gelas saat sahur.
Cara ini membantu tubuh menyerap cairan dengan lebih optimal
dan menjaga keseimbangan cairan selama berpuasa.
2. Konsumsi makanan yang mengandung elektrolit alami
Selain air putih, tubuh juga memerlukan elektrolit, seperti
kalium dan natrium, dalam jumlah seimbang untuk menjaga kestabilan cairan.
Asupan ini bisa diperoleh dari buah-buahan, seperti pisang dan jeruk, serta
dari sayuran berkuah saat sahur atau berbuka. Elektrolit berperan membantu
tubuh mempertahankan cairan lebih lama sehingga rasa haus tidak cepat muncul
selama puasa.
3. Konsumsi makanan tinggi serat
Makanan tinggi serat, seperti sayuran, buah, oatmeal, dan
roti gandum, dapat membantu tubuh mempertahankan cairan lebih lama. Serat
memperlambat proses pencernaan sehingga cairan dari makanan dilepaskan secara
bertahap, membuat tubuh tidak cepat merasa haus.
Selain itu, mengonsumsi buah dengan kandungan air tinggi,
seperti semangka atau melon, juga ikut mendukung hidrasi selama puasa.
4. Hindari konsumsi kafein
Mengurangi minuman berkafein, seperti kopi atau teh pekat,
menjadi salah satu cara agar tidak haus saat puasa. Kafein bersifat diuretik
ringan, yang dapat meningkatkan frekuensi buang air kecil sehingga cairan tubuh
cepat berkurang.
Bagi yang terbiasa mengonsumsi kafein, sebaiknya batasi
jumlahnya dan pastikan tetap mengimbangi dengan cukup air putih pada malam hari
untuk menjaga hidrasi tubuh.
5. Hindari konsumsi makanan asin atau pedas
Makanan yang terlalu asin dapat meningkatkan rasa haus
karena kadar garam yang tinggi mengganggu keseimbangan cairan tubuh. Sementara
itu, makanan yang sangat pedas bisa memicu keringat berlebih dan membuat
lambung terasa tidak nyaman, sehingga tubuh lebih cepat kehilangan cairan.
Memilih makanan dengan bumbu lebih ringan saat sahur dapat
membantu menjaga kenyamanan tubuh dan mencegah rasa haus berlebihan selama
berpuasa.
6. Cukupi waktu istirahat
Salah satu cara agar tidak haus saat puasa adalah dengan
mencukupi waktu istirahat. Kurang tidur dapat mengganggu keseimbangan hormon
yang mengatur rasa lapar dan haus. Dengan tidur yang cukup, metabolisme tubuh
bekerja lebih optimal, daya tahan selama puasa meningkat, dan rasa lelah yang
seringkali disalahartikan sebagai haus dapat berkurang.
Menerapkan berbagai cara agar tidak haus saat puasa secara
konsisten dapat membantu tubuh tetap segar dan fokus menjalani aktivitas
harian. Mulai dari mencukupi cairan, memilih makanan yang tepat, hingga
mengatur aktivitas, semuanya berperan dalam menjaga keseimbangan cairan tubuh
selama berpuasa. (Sumber: Alodokter)
Editor: Sianturi

