SALAM PAPUA (TIMIKA) – Badan Pendapatan Daerah Kabupaten
Mimika (Bapenda) Mimika menyerahkan 44.224 lembar Surat Tanda Terima Setoran
Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (STTS PBB-P2) beserta stiker
bukti pelunasan kepada Bank Papua Cabang Mimika sebagai bagian dari persiapan
penerimaan pajak tahun 2026.
Plt Sekretaris Bapenda Mimika, Darius Sabon Rain mengatakan,
total nilai STTS yang diserahkan mencapai Rp89.411.564.467. Target penerimaan
ini meningkat dibandingkan tahun sebelumnya.
“Jadi kita sudah serahkan STTS ke Bank Papua sebagai mitra
kami, nilai STTS PBB sebesar Rp89.411.564.467. Untuk PBB sektor perdesaan ini
berjumlah 712.084 lembar dengan nilai Rp1.683.365.826. Sementara itu untuk
sektor perkotaan sebanyak 36.965 lembar dengan nilai PBB sebesar
Rp87.728.198.621,” ujarnya, Senin (23/2/2026).
STTS merupakan dokumen resmi yang berfungsi sebagai bukti
pelunasan pembayaran pajak atas bumi dan/atau bangunan yang dimiliki, dikuasai,
atau dimanfaatkan oleh individu maupun badan di wilayah perdesaan dan
perkotaan.
Darius menjelaskan, penyerahan STTS bertujuan menyediakan
instrumen layanan pembayaran PBB-P2 di bank sekaligus menegaskan bahwa bank
merupakan tempat pembayaran pajak yang sah.
“Pembayaran pajak sekarang dapat dilakukan melalui bank,
baik melalui teller, ATM maupun mobile banking. Jadi masyarakat sudah sangat
gampang untuk melakukan pembayaran,” jelasnya.
Ia berharap dengan penyerahan STTS dan stiker pajak kepada
Bank Papua sebagai mitra pemegang kas daerah, proses pembayaran pajak
masyarakat dapat berjalan lebih mudah dan lancar, baik secara manual maupun
melalui kanal digital.
“Kita berharap proses pembayaran pajak berjalan lancar,
dengan tujuan akhirnya adalah untuk mencapai dan bahkan melampaui target
Pendapatan Asli Daerah yang sudah ditetapkan,” harapnya.
Setelah penyerahan STTS ini, Bapenda Mimika akan melanjutkan
tahapan berikutnya dengan membagikan Surat Pemberitahuan Pajak Daerah (SPTPD)
kepada para wajib pajak.
“Surat ini sudah kami siapkan, tinggal menentukan waktu
untuk dibagikan kepada masyarakat,” tutup Darius.
Penulis: Evita
Editor: Sianturi

