SALAM PAPUA (TIMIKA) – Dinas Kesehatan (Dinkes) Mimika memastikan Puskesmas Hoya akan kembali aktif pada pekan depan setelah sempat tidak beroperasi selama beberapa bulan akibat kendala transportasi.

Kepala Dinkes Mimika, Godfried Maturbongs, SIP., M.MKes, mengungkapkan bahwa berdasarkan hasil pengecekan, Puskesmas Hoya memang tidak memberikan pelayanan sejak Januari 2026. Hal ini disebabkan belum optimalnya transportasi udara yang menghambat mobilisasi tenaga kesehatan ke lokasi tugas.

“Karena transportasi udara belum normal, petugas masih berada di Timika, sehingga pelayanan di Puskesmas Hoya tidak berjalan sejak Januari,” ujarnya saat dikonfirmasi, Sabtu (28/3/2026).

Ia menjelaskan, sebenarnya telah tersedia anggaran dari dana Otonomi Khusus (Otsus) untuk mendukung transportasi udara tenaga kesehatan. Namun, realisasi penggunaan anggaran tersebut belum berjalan sehingga berdampak pada terhentinya pelayanan.

Dalam satu tahun, lanjutnya, anggaran transportasi yang disiapkan mencakup 33 kali penerbangan dengan biaya sekali jalan sebesar Rp42 juta. Total anggaran yang dialokasikan mencapai Rp1.386.000.000 per tahun.

Untuk mengoptimalkan penggunaan anggaran tersebut, Dinkes Mimika akan menerapkan sistem kerja bergilir (shift) bagi tenaga kesehatan, dengan jadwal penugasan setiap satu hingga dua bulan.

“Dengan sistem ini, penggunaan anggaran bisa lebih efektif dan pelayanan tetap berjalan,” jelasnya.

Godfried menegaskan bahwa pihaknya telah menyiapkan langkah-langkah percepatan, sehingga tenaga kesehatan dapat segera kembali bertugas.

“Saya pastikan minggu depan petugas sudah kembali dan pelayanan di Puskesmas Hoya kembali berjalan,” tegasnya.

Penulis: Evita

Editor: Sianturi