SALAM PAPUA (JAYAWIJAYA) – Kebakaran hebat mengguncang
Wamena, Selasa (31/3/2026) dini hari. Sebanyak 11 orang dilaporkan tewas
setelah terjebak dalam kobaran api yang melalap empat unit rumah toko (ruko) di
Jalan Sulawesi.
Peristiwa tragis ini terjadi sekitar pukul 01.00 WIT. Api
dengan cepat membesar dan menjalar ke bangunan yang berdempetan, membuat para
penghuni tidak sempat menyelamatkan diri.
Sebagian besar korban meninggal dunia akibat terjebak di
dalam ruko dan menghirup asap tebal beracun. Sementara sejumlah korban lainnya
mengalami luka bakar serius dan saat ini menjalani perawatan intensif di rumah
sakit setempat.
Petugas gabungan dari TNI, Polri, dan pemadam kebakaran
langsung dikerahkan ke lokasi. Namun proses pemadaman dan evakuasi berlangsung
dramatis karena api cepat membesar.
Kapolres Jayawijaya, Anak Agung Made Satriya Bimantara
menyampaikan bahwa dugaan sementara penyebab kebakaran adalah korsleting
listrik.
“Dari hasil olah TKP dan rekaman CCTV, api diduga berasal
dari korsleting listrik,” ujarnya.
Material yang mudah terbakar seperti pakaian dan kasur turut
mempercepat penyebaran api, sehingga petugas kesulitan mengendalikan kobaran.
Selain menimbulkan korban jiwa, kebakaran ini juga
menyebabkan kerugian besar. Empat unit ruko dilaporkan ludes terbakar dengan
total kerugian ditaksir mencapai Rp5 hingga Rp6 miliar.
Adapun 11 korban meninggal dunia terdiri dari orang dewasa
hingga anak-anak, yakni Aji Arman (50), Aqila Almira (7), Aji Hasma (40), Saldi
(29), Haji Faisal (41), Mirnawati (36), Haji Semma (60), Amira (15), Khaerani
(10), Malika (7), dan Najiha (2).
Pihak kepolisian masih terus melakukan penyelidikan untuk
memastikan penyebab pasti kebakaran. Masyarakat pun diimbau untuk meningkatkan
kewaspadaan terhadap potensi korsleting listrik, terutama di kawasan padat
penduduk.
Tragedi ini menjadi pengingat keras akan pentingnya sistem
keamanan listrik dan mitigasi kebakaran guna mencegah kejadian serupa di masa
mendatang. (Posnews)
Editor: Sianturi

