SALAM PAPUA (TIMIKA) – Ketersediaan Liquefied Petroleum Gas (LPG) ukuran 12 kilogram di Timika saat ini masih terbatas. Dari tiga agen yang ada, hanya satu agen yang aktif melayani penjualan kepada masyarakat.

Sales Branch Manager Pertamina Patra Niaga Rayon II Papua Tengah, Junaedi Kalla, mengatakan keterbatasan stok terjadi karena distribusi sementara difokuskan di satu agen, yakni di wilayah Nawaripi.

“Stoknya hanya terbatas karena penjualan terfokus di satu agen, yaitu di Nawaripi. Namun penjualan dibatasi hanya untuk kebutuhan rumah tangga,” ujarnya, Senin (6/4/2026).

Meski demikian, ia memastikan pasokan tambahan LPG akan segera masuk dalam waktu dekat melalui jalur distribusi laut dari Surabaya dan Makassar.

“Stok akan masuk kembali pada 8 April dan 13 April, sehingga ketersediaan akan bertambah,” jelasnya.

Sementara itu, pemilik agen LPG di Nawaripi, H. Tajrimin, menyebut pihaknya menjalankan arahan dari Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) serta Pertamina untuk membatasi penjualan hanya bagi rumah tangga.

“Kami juga menyayangkan ada kios yang menjual gas hingga Rp800 ribu. Kalau kami keluarkan 2.000 tabung dalam satu hari, bisa langsung habis karena tidak bisa membedakan pembeli rumah tangga atau bukan. Maka kami batasi satu orang satu tabung,” ujarnya.

Masyarakat pun diimbau untuk tetap bijak dalam membeli dan tidak melakukan penimbunan, sembari menunggu pasokan tambahan yang dijadwalkan segera tiba.

Penulis: Evita

Editor: Sianturi