SALAM PAPUA (TIMIKA) – PT Petrosea Tbk bersama Distrik Mimika Baru (Miru) menjalin kerja sama untuk membangun Ruang Terbuka Hijau (RTH) melalui program Mitra Hijau: Mimika Rumah Kita. Kolaborasi ini bertujuan meningkatkan kualitas lingkungan perkotaan, memperluas akses masyarakat terhadap ruang publik, serta mendukung tata kota yang sehat dan berkelanjutan.
CSR Superintendent PT Petrosea Tbk, Aditya Ramadhana Djaja,
mengatakan perusahaan tidak hanya berfokus pada aktivitas bisnis, tetapi juga
berperan sebagai mitra pembangunan di wilayah operasional.
“Kami berkomitmen untuk ikut mengembangkan lingkungan dan
masyarakat. Salah satu bentuknya melalui dukungan pembangunan RTH di tengah isu
lingkungan saat ini,” ujarnya, Kamis (16/4/2026).
Dalam pelaksanaannya, Petrosea akan memberikan dukungan
material, sementara pengerjaan dilakukan secara kolaboratif bersama pemerintah
distrik dan pihak ketiga sebagai kontraktor. Proses pembangunan akan diawasi
bersama agar berjalan sesuai rencana.
“Setelah pembangunan, kolaborasi ini akan berlanjut pada
tahap pemeliharaan dan pengembangan, sehingga RTH tetap terjaga dan memberi
manfaat jangka panjang,” jelasnya.
Kepala Distrik Mimika Baru, Merlyn Temorubun, menilai RTH
bukan sekadar infrastruktur, tetapi juga ruang pembinaan karakter dan penggerak
ekonomi masyarakat.
Ia menyebut, kawasan tersebut nantinya akan menampung pelaku
UMKM, khususnya mama-mama Papua yang menjual noken.
“Ini kolaborasi yang sangat penting, tidak hanya memperindah
kota tetapi juga memberi manfaat ekonomi bagi masyarakat,” ucapnya.
Menurutnya, setelah penataan selesai, kawasan RTH akan
menjadi ruang publik yang lebih tertib, nyaman, dan produktif. Pendekatan
kepada masyarakat, termasuk pemuda setempat, juga telah dilakukan guna
mendukung kelancaran pembangunan.
Tahapan selanjutnya akan dimulai dengan survei dan pemetaan
lokasi, sebelum pekerjaan fisik dilaksanakan dalam waktu dekat.
Merlyn berharap kerja sama ini dapat menjadi contoh bagi
perusahaan lain di Mimika untuk turut berkontribusi dalam pembangunan daerah.
“Dengan sinergi yang terbangun, Mimika bisa menjadi pusat
aktivitas masyarakat yang berkelanjutan dan bernilai ekonomi,” pungkasnya.
Penulis: Evita
Editor: Sianturi

