SALAM PAPUA (TIMIKA) - Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) memberikan apresiasi kepada Waanal Brothers FC (WBFC) yang selama lima tahun terakhir konsisten melakukan pembinaan sepak bola bagi anak-anak Papua.

WBFC dinilai menjadi wadah penting dalam mengembangkan talenta muda, sekaligus memperkuat ekosistem sepak bola di wilayah Timur Indonesia.

Hal ini diungkapkan Wakil Ketua Umum PSSI, Ratu Tisha Destria, usai penutupan Coaching Clinic kepada 15 pelatih dan siswa Papua Football Academy (PFA), yang berlangsung di Mimika Sports Complex (MSC) Timika, Kabupaten Mimika, Papua Tengah, Sabtu (30/5/2026).

“Saya sangat menghargai semua orang yang terlibat dalam klub-klub yang mengembangkan sepak bola. Terutama klub dari Timur, termasuk WBFC yang juga masuk dalam member PSSI,” ujarnya.

Menurutnya, PSSI saat ini lebih mengutamakan klub area Timur agar sepak bola bisa lebih meriah dan partisipasi dari klub Timur lebih Tinggi. Saat inipun untuk mengurus klub sepak bola tidaklah mudah.

“Mengurus klub dan sepak bola tidaklah mudah, kebanyakan dari kita itu memang 70 persen harus ada sosial link lebih tinggi, karena kalau kita bicara industri saat ini, industri kita baru lepas landas dan belum ada pada satu kestabilan,” jelas Ratu Tisha.

Ratu Tisha pun berpesan agar WBFC tetap menjadi wadah yang bagus untuk anak-anak Papua dan tetap berkolaborasi dengan berbagai lembaga afiliasi, termasuk PFA dan klub-klub Papua lainnya untuk menjadi kunci perkembangan sepak bola.

“Rivalitas hanya ada di lapangan, sementara di luar lapangan semua pihak berada dalam ekosistem yang sama,” pesannya.

Sebagai masukkan bagi WBFC, Dia mengatakan agar memperkuat fondasi pembinaan, karena performa tidak dapat dilepaskan dari proses pembinaan berkelanjutan.

“Kalau kita bicara sepak bola pasti fondasi utama ada development, dalam hal performance itu memang yang utama tapi jangan pernah lupakan area pembinaan,” tutupnya.

Penulis: Evita

Editor: Jimmy