SALAM PAPUA (TIMIKA) – RSUD Mimika resmi menggelar serah
terima jabatan (sertijab) Direktur dari Antonius Pasulu kepada Faustina Helena
Burdam, yang berlangsung di Ruang Pertemuan Edelweis RSUD, Selasa (7/3/2026).
Kegiatan tersebut disaksikan Asisten I Bidang Pemerintahan
dan Kesejahteraan Rakyat Setda Mimika, Ananias Faot, bersama jajaran staf RSUD.
Dalam sambutannya, Ananias menyampaikan apresiasi kepada dr.
Antonius Pasulu atas pengabdian selama enam tahun memimpin RSUD Mimika. Ia
berharap kepemimpinan yang baru dapat melanjutkan program yang telah berjalan.
“Kami berterima kasih atas dedikasi yang telah diberikan.
Kami juga berharap seluruh ASN di RSUD dapat bersatu, tidak membentuk kelompok,
dan bersama-sama mendukung pimpinan baru demi meningkatkan pelayanan kepada
masyarakat,” ujarnya.
Sementara itu, dr. Antonius Pasulu mengungkapkan selama masa
jabatannya, berbagai tantangan telah dihadapi, mulai dari pandemi COVID-19,
pelaksanaan PON XX 2021, hingga berbagai dinamika pelayanan kesehatan di RSUD.
“Sebagai pimpinan, kita harus memastikan seluruh pegawai
siap memberikan pelayanan maksimal kepada masyarakat,” ungkapnya.
Ia juga memaparkan sejumlah capaian, di antaranya
penghargaan sebagai pusat layanan kecelakaan kerja terbaik dari BPJS
Ketenagakerjaan, akreditasi paripurna pada 2023, hingga penerapan rekam medis
elektronik dan sistem pendaftaran online rawat jalan (Si Poli).
Selain itu, RSUD Mimika juga mencatat peningkatan pendapatan
hingga mencapai Rp122,3 miliar pada tahun 2025, serta telah menyusun master
plan pengembangan rumah sakit.
Meski demikian, ia mengakui masih terdapat sejumlah
kebutuhan, seperti penambahan ruang rawat inap, alat kesehatan, serta penguatan
sumber daya manusia tenaga kesehatan.
Direktur RSUD yang baru, dr. Faustina Helena Burdam,
menyampaikan komitmennya untuk melanjutkan dan meningkatkan capaian yang telah
dirintis sebelumnya.
“Tentu banyak pekerjaan rumah yang harus diselesaikan. Kami
akan berkoordinasi dengan pimpinan sebelumnya dan berupaya meningkatkan
pelayanan kepada masyarakat,” ujarnya.
Ia juga berharap adanya dukungan dari Pemerintah Kabupaten
Mimika, terutama dalam hal penganggaran dan penyediaan tenaga dokter spesialis,
agar RSUD Mimika dapat terus berkembang sebagai rumah sakit rujukan di wilayah
sekitar.
“Kami berharap dukungan semua pihak agar pelayanan kesehatan
di Mimika semakin baik,” pungkasnya.
Penulis: Evita
Editor: Sianturi


