SALAM PAPUA (NABIRE) – Walaupun Persipura Jayapura menelan kekalahan dengan skor akhir 0–1 dari Adhyaksa FC di Stadion Kampung Harapan, pada Jumat (8/5/2026), Gubernur Papua Tengah, Meki Fritz Nawipa tetap memberi apresiasi dan akan mengundang tim Mutiara Hitam untuk datang ke Nabire dalam waktu dekat.

Gubernur Meki Nawipa mengatakan, hal tersebut dilakukan sebagai bentuk apresiasi yang tulus, untuk memulihkan semangat, dan menyatukan kembali seluruh tim demi menghadapi laga di musim mendatang.

"Saya atas nama seluruh masyarakat Papua Tengah mengapresiasi perjuangan para pemain Persipura di tengah lapangan. Untuk itu dalam waktu dekat saya akan undang tim Persipura datang ke Nabire untuk memberikan apresiasi kepada mereka," kata Gubernur Meki Nawipa usai Nobar yang digelar di halaman kantor Gubernur Papua Tengah, Kota Nabire.

Bagi Gubernur Meki Nawipa, meski hasil belum memuaskan, namun perjuangan, keringat, dan pengabdian seluruh pihak tetap layak dihargai tinggi. Lebih dari itu, langkah ini menjadi jembatan untuk menyelesaikan segala keraguan, kekecewaan, dan perbedaan pandangan yang muncul pasca keputusan teknis pelatih.

“Kekalahan hari ini memang menyakitkan, kita semua sedih, kita semua kecewa. Tapi ingat satu hal, yaitu Persipura tetaplah kebanggaan kita, tetaplah darah daging kita. Kemenangan dan kekalahan adalah bagian dari perjalanan sepak bola. Namun yang paling penting, kami tidak akan membiarkan tim ini berjalan sendiri atau merasa ditinggalkan di saat sulit,” tuturnya.

Mantan Bupati Paniai ini mengungkapkan bahwa yang akan diundang tanpa terkecuali, mulai dari pemain muda yang berjuang habis-habisan di lapangan, staf pelatih, hingga Boaz Solossa, Ian Kabes dan Feri Pahabol.

“Saya akan panggil semuanya datang ke Nabire. Saya ingin menyampaikan langsung rasa hormat dan terima kasih kami. Terima kasih sudah berjuang membawa nama Papua, terima kasih sudah memberi kami kebahagiaan dan kebanggaan selama ini. Apresiasi ini tulus dari hati kami, sebagai wujud cinta kami yang tak akan pernah berubah, seberapa pun hasil pertandingannya,” ungkapnya.

Gubernur pertama di daerah otonomi baru ini menekankan, bagi pemerintah dan masyarakat Papua Tengah, dukungan kepada Persipura adalah tanpa syarat. Tidak peduli menang atau kalah, tim ini tetap akan didukung, dihargai dan dibela habis-habisan.

“Kami tidak mendukung hanya saat menang. Kami ada, kami mendampingi, dan kami memeluk kalian lebih erat saat keadaan sedang sulit seperti ini,” ucapnya.

Ia juga berharap pertemuan nanti bisa menghapus segala kesalahpahaman yang sempat muncul. Pasalnya semua pihak punya tujuan yang sama, yakni mengangkat Persipura kembali ke puncak.

"Tidak ada yang salah, tidak ada yang benar mutlak, yang ada hanya satu keinginan yaitu Persipura menang. Mari kita satukan lagi hati, buang segala perpecahan, fokus ke musim depan,” ujarnya.

Mantan Pilot ini mengajak seluruh masyarakat Papua Tengah dan seluruh pendukung Persipura di mana pun berada agar tidak berkecil hati, tidak saling menyalahkan, dan tetap bersatu.

“Kita fokus pada musim depan," tutupnya.

Editor: Jimmy