SALAM PAPUA (TIMIKA) - Wakil Menteri Dalam Negeri RI, Ribka Haluk bersama rombongan didampingi Panglima Kodam XVII/Cenderawasih, Mayjen TNI Febriel Buyung Sikumbang, mengunjungi warga  pengungsi akibat konflik antar Suku Yali dan Suku Lani di Distrik Wouma, Kabupaten Jayawijaya.

Kunjungan tersebut dilakukan sebagai bentuk kepedulian pemerintah terhadap masyarakat yang terdampak pasca aksi saling serang beberapa waktu terakhir di wilayah Distrik Wouma. Di lokasi pengungsian, rombongan menyapa langsung warga, mendengarkan keluhan masyarakat, sekaligus memberikan dukungan moril kepada para pengungsi yang masih merasakan dampak konflik sosial tersebut.

"Kehadiran Wamendagri dan Forkopimda diharapkan mampu memberikan rasa aman sekaligus menumbuhkan harapan akan terciptanya perdamaian di Papua Pegunungan," pungkas Mayjen TNI Febriel Buyung Sikumbang dalam rilisnya, Senin (18/5/2026).

Mayjen Febriel menyatakan bahwa TNI bersama pemerintah daerah terus berupaya membantu penanganan situasi, serta menjaga stabilitas keamanan masyarakat.

"Kita pastikan seluruh masyarakat dapat kembali menjalani aktivitas dengan aman dan nyaman," katanya.

Disampaikan bahwa dalam kunjungan itu, Wamendagri menyampaikan pemerintah hadir untuk memastikan masyarakat terdampak mendapatkan perhatian, perlindungan, serta penanganan yang cepat dan tepat.

Kunjungan tersebut juga menjadi bagian dari langkah pemerintah dalam mempercepat proses penyelesaian konflik melalui pendekatan dialog, kemanusiaan, dan koordinasi bersama seluruh unsur terkait.

Selain memberikan dukungan moril, pemerintah bersama aparat keamanan terus melakukan pemantauan situasi di lapangan guna memastikan kondisi keamanan tetap kondusif dan para pengungsi memperoleh penanganan yang layak.

Melalui pendekatan persuasif dan humanis, diharapkan situasi di Jayawijaya dapat segera pulih sehingga masyarakat dapat kembali hidup berdampingan dengan damai, aman, dan harmonis.

"Kita harapkan dengan kunjungan Wamendagri ini bisa memberi pencerahan bagi masyarakat,yang selama ini saling serang," ujarnya.

Penulis: Acik

Editor: Jimmy