Babak 32 Besar Piala Dunia 2026 Dimulai, Duel Raksasa Dan Kuda Hitam Siap Perebutkan Tiket 16 Besar
Timnas Jepang yang akan bertemu Timnas Brazil pada babak 32 besar Piala Dunia 2026 (Salampapua.com/WartaKepri.co))
SALAM PAPUA (TIMIKA) – Piala Dunia FIFA 2026 memasuki fase yang paling menentukan. Setelah 72 pertandingan di babak penyisihan grup yang diikuti 48 negara, kini hanya tersisa 32 tim terbaik yang akan saling berhadapan dalam sistem gugur atau knockout. Setiap pertandingan menjadi laga hidup-mati, karena hanya kemenangan yang akan membawa sebuah tim melangkah ke babak 16 besar.
Format baru Piala Dunia yang diperluas menjadi 48 peserta membuat babak 32 besar hadir untuk pertama kalinya dalam sejarah turnamen. Hal ini memberikan lebih banyak pertandingan berkualitas sekaligus peluang bagi negara-negara nontradisional untuk menciptakan kejutan.
Satu pertandingan telah dimainkan pada Minggu (28/6/2026), ketika Kanada sukses menyingkirkan Afrika Selatan dengan skor tipis 1-0 dan menjadi tim pertama yang memastikan tempat di babak 16 besar.
Berikut jadwal pertandingan babak 32 besar beserta analisis peluang masing-masing tim.
Brasil vs Jepang (29 Juni)
Brasil masih menjadi salah satu kandidat kuat juara dunia. Kombinasi pengalaman pemain senior dan talenta muda membuat Selecao tampil konsisten sepanjang fase grup. Di sisi lain, Jepang kembali menunjukkan perkembangan pesat dengan permainan cepat dan disiplin tinggi.
Meski Jepang beberapa kali mampu menyulitkan tim besar di Piala Dunia, Brasil tetap lebih diunggulkan berkat kualitas individu dan kedalaman skuad.
Prediksi lolos: Brasil 70%, Jepang 30%.
Jerman vs Paraguay (29 Juni)
Jerman datang dengan status juara grup dan tampil sangat stabil. Paraguay memang dikenal sebagai tim yang sulit dikalahkan, terutama karena organisasi pertahanannya, namun secara kualitas skuad, Die Mannschaft masih berada di atas.
Prediksi lolos: Jerman 75%, Paraguay 25%.
Belanda vs Maroko (29 Juni)
Pertandingan ini diprediksi menjadi salah satu laga paling menarik. Belanda mengandalkan penguasaan bola dan transisi cepat, sementara Maroko memiliki pengalaman mencapai semifinal Piala Dunia 2022 dan tetap menjadi lawan yang berbahaya.
Walaupun kekuatan kedua tim relatif berimbang, Belanda sedikit lebih diunggulkan.
Prediksi lolos: Belanda 55%, Maroko 45%.
Pantai Gading vs Norwegia (30 Juni)
Pantai Gading kembali menunjukkan kebangkitan sepak bola Afrika dengan fisik dan kecepatan yang menjadi senjata utama. Sementara Norwegia mengandalkan kekuatan lini depan yang produktif.
Pertandingan diperkirakan berlangsung ketat.
Prediksi lolos: Pantai Gading 52%, Norwegia 48%.
Prancis vs Swedia (30 Juni)
Prancis masih menjadi favorit juara dengan materi pemain bertabur bintang. Swedia memiliki pertahanan disiplin, namun akan menghadapi ujian berat menghadapi serangan Les Bleus.
Prediksi lolos: Prancis 80%, Swedia 20%.
Meksiko vs Ekuador (30 Juni)
Sebagai salah satu tuan rumah, Meksiko memperoleh dukungan penuh dari publik. Bermain di depan pendukung sendiri bisa menjadi faktor pembeda, walaupun Ekuador dikenal memiliki permainan agresif.
Prediksi lolos: Meksiko 60%, Ekuador 40%.
Inggris vs RD Kongo (1 Juli)
Inggris tampil meyakinkan sepanjang babak grup. Sementara RD Kongo menjadi salah satu kejutan terbesar turnamen setelah berhasil lolos ke fase gugur.
Walaupun Inggris jauh lebih diunggulkan, RD Kongo berpotensi memberikan kejutan apabila mampu memanfaatkan serangan balik.
Prediksi lolos: Inggris 82%, RD Kongo 18%.
Belgia vs Senegal (1 Juli)
Dua kekuatan Eropa dan Afrika ini dipastikan menghadirkan duel menarik. Belgia memiliki pengalaman lebih banyak di laga besar, sedangkan Senegal dikenal sebagai tim dengan kekuatan fisik luar biasa.
Prediksi lolos: Belgia 60%, Senegal 40%.
Amerika Serikat vs Bosnia-Herzegovina (1 Juli)
Amerika Serikat akan memanfaatkan keuntungan bermain di kandang sendiri. Dukungan suporter diperkirakan menjadi modal penting menghadapi Bosnia yang memiliki permainan kolektif cukup solid.
Prediksi lolos: Amerika Serikat 58%, Bosnia-Herzegovina 42%.
Spanyol vs Austria (2 Juli)
Spanyol tampil dominan sejak babak grup dengan permainan penguasaan bola yang khas. Austria memiliki organisasi permainan yang baik, namun diprediksi akan kesulitan mengimbangi kualitas Spanyol.
Prediksi lolos: Spanyol 72%, Austria 28%.
Portugal vs Kroasia (2 Juli)
Inilah salah satu pertandingan terbesar di babak 32 besar. Portugal masih mengandalkan perpaduan pemain senior dan generasi baru, sedangkan Kroasia tetap memiliki mental bertanding yang kuat.
Laga ini diperkirakan berlangsung hingga menit-menit akhir.
Prediksi lolos: Portugal 55%, Kroasia 45%.
Swiss vs Aljazair (2 Juli)
Swiss dikenal konsisten setiap tampil di Piala Dunia. Namun Aljazair datang dengan kepercayaan diri tinggi setelah lolos dramatis dari fase grup.
Prediksi lolos: Swiss 58%, Aljazair 42%.
Australia vs Mesir (3 Juli)
Australia semakin berkembang sebagai kekuatan Asia-Oseania, sementara Mesir mengandalkan disiplin bertahan dan efektivitas serangan balik.
Pertandingan diprediksi berjalan seimbang.
Prediksi lolos: Australia 52%, Mesir 48%.
Argentina vs Tanjung Verde (3 Juli)
Argentina datang sebagai salah satu favorit utama juara dunia. Menghadapi debutan Tanjung Verde, Albiceleste diprediksi mampu mengontrol jalannya pertandingan sejak awal.
Meski demikian, Tanjung Verde telah membuktikan bahwa mereka pantas berada di fase gugur setelah tampil mengejutkan di babak grup.
Prediksi lolos: Argentina 88%, Tanjung Verde 12%.
Kolombia vs Ghana (3 Juli)
Kolombia menunjukkan performa impresif sepanjang penyisihan grup. Ghana tetap memiliki tradisi kuat di Piala Dunia dan dikenal mampu merepotkan tim-tim besar.
Prediksi lolos: Kolombia 62%, Ghana 38%.
Babak Gugur Sarat Kejutan
Babak 32 besar diperkirakan akan menjadi panggung lahirnya berbagai kejutan. Sejarah Piala Dunia selalu memperlihatkan bahwa status favorit tidak menjamin kemenangan. Tim-tim seperti Maroko, Senegal, Ghana, Jepang hingga RD Kongo berpotensi menjadi kuda hitam yang mampu menumbangkan negara-negara unggulan apabila mampu tampil disiplin dan memanfaatkan setiap peluang.
Sementara itu, negara-negara tradisional seperti Brasil, Argentina, Prancis, Inggris, Jerman, Spanyol, Portugal, dan Belanda tetap menjadi kandidat kuat melaju ke babak 16 besar berkat pengalaman, kedalaman skuad, serta kualitas individu yang lebih merata. Namun, dalam sistem gugur, satu kesalahan kecil dapat mengakhiri perjalanan sebuah tim.
Dengan sederet pertandingan menarik yang berlangsung mulai 29 Juni hingga 3 Juli 2026, para pencinta sepak bola dunia akan disuguhi duel-duel penuh gengsi yang dipastikan menghadirkan drama, kejutan, dan emosi tinggi dalam perebutan tiket menuju babak 16 besar Piala Dunia 2026. (Dikutip Dari Berbagai Sumber)
Editor: Sianturi