Gubernur Papua Tengah, Meki Frits Nawipa menerima penghargaan dari Kemendagri sebagai Terbaik I Kategori Penurunan Tingkat Pengangguran yang digelar di Suni Hotel Abepura, Kota Jayapura, Senin (22/6/2026) malam (Salampapua.com/Humas Pemprov Papua Tengah)
SALAM PAPUA (NABIRE) – Pemerintah Provinsi Papua Tengah kembali menorehkan prestasi di tingkat nasional dengan meraih penghargaan Terbaik I Kategori Penurunan Tingkat Pengangguran dalam ajang Apresiasi Kepala Daerah Berprestasi Regional Papua Tahun 2026 yang diselenggarakan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) RI di Suni Hotel Abepura, Kota Jayapura, Senin (22/6/2026) malam.
Penghargaan tersebut diterima langsung Gubernur Papua Tengah, Meki Frits Nawipa, yang sekaligus memperoleh tambahan insentif fiskal sebesar Rp3 miliar dari pemerintah pusat.
Penghargaan diserahkan oleh Wakil Menteri Dalam Negeri RI, Bima Arya Sugiarto, sebagai bentuk apresiasi atas keberhasilan Papua Tengah dalam menekan angka pengangguran melalui berbagai program dan inovasi di bidang ketenagakerjaan.
Insentif fiskal tersebut tidak diberikan dalam bentuk tunai, melainkan ditransfer langsung ke Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) untuk mendukung program pembangunan dan pelayanan masyarakat.
Keberhasilan ini menjadi capaian penting bagi Papua Tengah yang masih tergolong sebagai provinsi baru. Meski usianya relatif muda, Papua Tengah dinilai mampu menunjukkan kinerja pembangunan yang progresif, khususnya dalam menciptakan lapangan kerja dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Penilaian kategori Penurunan Tingkat Pengangguran dilakukan berdasarkan sejumlah indikator, di antaranya kualitas perencanaan program, dukungan anggaran, efektivitas pelaksanaan kebijakan ketenagakerjaan, serta keberhasilan pemerintah daerah dalam menurunkan angka pengangguran.
Selain penghargaan tersebut, Papua Tengah juga meraih prestasi pada kategori Pengendalian Inflasi dengan menempati posisi Terbaik II dan memperoleh tambahan insentif fiskal sebesar Rp2 miliar.
Dengan demikian, total insentif fiskal yang diterima Pemerintah Provinsi Papua Tengah dari dua kategori penghargaan mencapai Rp5 miliar.
Prestasi serupa juga diraih sejumlah kabupaten di Papua Tengah. Kabupaten Dogiyai meraih penghargaan Terbaik III kategori Penurunan Tingkat Pengangguran tingkat kabupaten dan memperoleh insentif fiskal sebesar Rp1 miliar. Penghargaan tersebut diterima langsung oleh Bupati Dogiyai, Yudas Tebai.
Sementara Kabupaten Nabire yang diwakili Bupati Mesak Magai berhasil meraih penghargaan Terbaik I kategori Ibu Kota Provinsi dengan tambahan insentif fiskal sebesar Rp3 miliar.
Kabupaten Mimika juga mencatat prestasi membanggakan. Di bawah kepemimpinan Bupati Johannes Rettob, Mimika meraih penghargaan Terbaik I pada dua kategori sekaligus, yakni Creative Financing serta Penanggulangan Kemiskinan dan Penurunan Stunting.
Atas capaian tersebut, Kabupaten Mimika memperoleh tambahan insentif fiskal sebesar Rp6 miliar, masing-masing Rp3 miliar untuk setiap kategori penghargaan.
Menteri Dalam Negeri RI, Muhammad Tito Karnavian, mengatakan penghargaan tersebut diberikan sebagai bentuk apresiasi terhadap kinerja kepala daerah dalam menjalankan pemerintahan, meningkatkan pelayanan publik, dan menghadirkan inovasi pembangunan yang berdampak langsung bagi masyarakat.
Menurut Tito, tambahan insentif fiskal diharapkan dapat menjadi motivasi bagi pemerintah daerah untuk terus meningkatkan kualitas tata kelola pemerintahan dan mempercepat pembangunan daerah.
Namun demikian, ia mengingatkan agar seluruh kepala daerah menggunakan anggaran tersebut secara tepat sasaran dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
“Tambahan insentif fiskal ini harus digunakan secara tepat sasaran dan akuntabel. Jangan sampai menimbulkan persoalan hukum karena penyalahgunaan anggaran,” tegas Tito.
Capaian ini menjadi sinyal positif bahwa Papua Tengah terus menunjukkan kemajuan dalam pembangunan ekonomi, pengendalian inflasi, penciptaan lapangan kerja, serta peningkatan kesejahteraan masyarakat di wilayah provinsi termuda di Tanah Papua tersebut.
Penulis: Elias
Editor: Sianturi