Perbaiki Pembinaan Dan Layanan Di Lingkungan Pendidikan, Dinkes Mimika Gelar Monev Program Kesehatan Usia Sekolah
Foto bersama usai pembukaan monev program kesehatan usia sekolah yang dilaksanakan Dinkes Mimika di Ballroom Hotel Grand Tembaga Timika, Jumat (12/6/2026)(Salampapua.com/Evita)
SALAM PAPUA (TIMIKA) – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Mimika menggelar Pertemuan Monitoring dan Evaluasi (Monev) Program Kesehatan Usia Sekolah guna mengukur capaian kinerja, menilai efektivitas pelayanan, serta memperbaiki strategi pembinaan dan layanan kesehatan di lingkungan pendidikan.
Kegiatan tersebut berlangsung di Ballroom Hotel Grand Tembaga, Jumat (12/6/2026), dan diikuti oleh berbagai pemangku kepentingan yang terlibat dalam pelaksanaan program kesehatan usia sekolah.
Kepala Seksi Kesehatan Lingkungan Dinkes Mimika, Dwi Crisdiyantoko, mengatakan pelayanan kesehatan di lingkungan pendidikan bertujuan untuk memastikan anak-anak usia sekolah tetap sehat dan tumbuh secara optimal. Menurutnya, anak usia sekolah merupakan aset bangsa yang perlu mendapatkan perhatian khusus dalam aspek kesehatan.
“Kita tahu bersama bahwa anak-anak, khususnya pada masa usia dini dan usia sekolah, merupakan generasi emas. Karena itu, Dinas Kesehatan memiliki tugas untuk menjaga dan meningkatkan kesehatan mereka melalui berbagai pelayanan kesehatan yang diberikan di sekolah,” ujarnya.
Dwi menjelaskan, pelayanan kesehatan yang diberikan di sekolah meliputi pemeriksaan kesehatan umum, pemeriksaan kesehatan gigi dan mulut, penyuluhan kesehatan, kegiatan kesehatan lingkungan (Kesling), serta promosi kesehatan (Promkes).
Menurutnya, keberhasilan program kesehatan usia sekolah tidak dapat dicapai hanya oleh sektor kesehatan semata, melainkan membutuhkan kolaborasi lintas program dan lintas sektor, termasuk dukungan dari pihak sekolah, orang tua, dan instansi terkait lainnya.
Ia menegaskan bahwa kegiatan monitoring dan evaluasi yang dilaksanakan bukan bertujuan mencari kesalahan dalam pelaksanaan program, melainkan untuk melihat sejauh mana kegiatan telah berjalan serta mengidentifikasi berbagai kendala yang dihadapi di lapangan.
“Melalui monev ini, kita ingin memotret pelaksanaan program secara objektif. Dari situ kita bisa bersama-sama mencari solusi, berbagi pengalaman, dan memperoleh masukan untuk meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan bagi anak-anak usia sekolah,” katanya.
Dwi berharap hasil evaluasi tersebut dapat menjadi bahan perbaikan dalam pelaksanaan program ke depan sehingga layanan kesehatan di lingkungan pendidikan semakin optimal dan mampu mendukung terciptanya generasi yang sehat, cerdas, dan berkualitas.
Penulis: Evita
Editor: Sianturi