Wujudkan Kemandirian SDM Kesehatan, RSUD Elvrida Sara Utus Lima Dokter Asli Nduga Tempuh Pendidikan Spesialis Di UGM

Wujudkan Kemandirian SDM Kesehatan, RSUD Elvrida Sara Utus Lima Dokter Asli Nduga Tempuh Pendidikan Spesialis Di UGM Direktur RSUD Elvrida Sara Nduga, dr. Nataniel Imanuel Hadi, M.Kes., FISQUA (Salampapua.com/Acik)

SALAM PAPUA (TIMIKA) – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Elvrida Sara Kabupaten Nduga, Provinsi Papua Pegunungan, mengambil langkah strategis untuk memperkuat kemandirian sumber daya manusia (SDM) kesehatan dengan mengirim lima dokter asli suku Nduga untuk melanjutkan pendidikan dokter spesialis di Universitas Gadjah Mada (UGM), Yogyakarta.

Direktur RSUD Elvrida Sara Nduga, dr. Nataniel Imanuel Hadi, M.Kes., FISQUA, mengatakan program tersebut merupakan bagian dari upaya jangka panjang dalam menyiapkan tenaga kesehatan profesional yang berasal dari daerah dan dapat kembali mengabdi kepada masyarakat Nduga.

Saat ini, kelima dokter tersebut tengah menjalani masa magang di RSUD Mimika sebagai tahap persiapan sebelum melanjutkan magang lanjutan di RSUP Dr. Wahidin Sudirohusodo Makassar, Sulawesi Selatan. Setelah menyelesaikan seluruh tahapan tersebut, mereka akan mengikuti pendidikan spesialis di UGM.

“Kami secara khusus menugaskan lima dokter asli Nduga untuk melanjutkan pendidikan spesialis. Saat ini mereka sedang menjalani magang di RSUD Mimika sebagai tahap awal,” ujar dr. Nataniel usai kegiatan penyerahan peserta magang di RSUD Mimika, Rabu (24/6/2026).

Kelima dokter tersebut akan menempuh pendidikan pada bidang yang sangat dibutuhkan di Kabupaten Nduga, yakni spesialis penyakit dalam, bedah, obstetri dan ginekologi, patologi klinik, serta anestesi.

Menurut dr. Nataniel, kebutuhan tenaga dokter spesialis di Nduga masih sangat tinggi. Hingga saat ini, jumlah tenaga kesehatan yang bertugas di RSUD Elvrida Sara belum mencapai 100 orang, sehingga rumah sakit masih menghadapi keterbatasan tenaga profesi kesehatan.

“Kami masih membutuhkan banyak tenaga profesi dan dokter spesialis. Karena itu, kami fokus mendorong peningkatan kapasitas SDM, khususnya putra-putri asli daerah, agar ke depan mereka dapat kembali melayani masyarakat di tanah kelahirannya,” katanya.

Selain lima dokter yang saat ini dipersiapkan, RSUD Elvrida Sara juga merencanakan pengiriman tenaga kesehatan lainnya untuk menempuh pendidikan spesialis di bidang anak, radiologi, serta berbagai layanan penunjang medis lainnya.

Melalui program beasiswa dan penugasan belajar tersebut, Pemerintah Kabupaten Nduga berharap dapat mengurangi ketergantungan terhadap tenaga kesehatan dari luar daerah sekaligus meningkatkan kualitas dan akses pelayanan kesehatan bagi masyarakat.

Program ini juga diharapkan menjadi fondasi bagi terwujudnya kemandirian pelayanan kesehatan di Kabupaten Nduga melalui kehadiran dokter spesialis yang berasal dari putra-putri asli daerah.

Penulis: Acik

Editor: Sianturi