Dinkes Mimika Gandeng LAN Sosialisasikan Bahaya Narkoba Di 20 Sekolah Kegiatan sosialisasi bahaya narkoba kepada pelajar saat Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) pada salah satu sekolah di Timika, Jumat (10/7/2026)(Salampapua.com/Dokumen Dinkes)

Dinkes Mimika Gandeng LAN Sosialisasikan Bahaya Narkoba Di 20 Sekolah

SALAM PAPUA (TIMIKA) – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Mimika bersama Lembaga Anti Narkoba (LAN) terus memperkuat upaya pencegahan penyalahgunaan narkotika di kalangan pelajar. Tahun ini, sosialisasi bahaya narkoba kembali digelar bertepatan dengan pelaksanaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) agar siswa baru mendapatkan edukasi sejak awal memasuki dunia sekolah.

Kepala Seksi Penyakit Tidak Menular (PTM) dan Kesehatan Jiwa Dinkes Mimika, Feika Rande Ratu, mengatakan program tersebut telah memasuki tahun kedua pelaksanaan dengan dukungan dari LAN.

Pada 2026, kegiatan dijadwalkan menjangkau 20 sekolah, terdiri atas 18 SMA-SMK dan dua SMP di Kabupaten Mimika.

"Program ini sudah berjalan dua tahun berturut-turut bersama LAN. Dalam pelaksanaannya kami juga melibatkan Duta Anti Narkoba dan Duta Genre Mimika sebagai agen edukasi bagi para pelajar," ujar Feika saat ditemui, Jumat (10/7/2026).

Ia menjelaskan, materi yang diberikan tidak hanya membahas jenis-jenis narkotika dan dampak penyalahgunaannya, tetapi juga menyentuh isu kesehatan jiwa serta bahaya pernikahan usia dini yang menjadi perhatian dalam pembinaan remaja.

Menurut Feika, pendekatan tersebut dilakukan agar para pelajar memiliki pemahaman yang lebih luas mengenai berbagai risiko yang dapat memengaruhi masa depan mereka, baik dari sisi kesehatan fisik, mental, maupun sosial.

"Tujuan utama kegiatan ini adalah mencegah generasi muda agar tidak terjerumus dalam penyalahgunaan narkotika sekaligus meningkatkan kesadaran mereka tentang pentingnya menjaga kesehatan jiwa dan menghindari pernikahan dini," jelasnya.

Melalui kegiatan ini, Dinkes Mimika berharap para siswa baru memiliki bekal pengetahuan yang cukup untuk menjauhi penyalahgunaan narkoba serta mampu menjadi agen perubahan di lingkungan sekolah maupun masyarakat dalam menciptakan generasi yang sehat, produktif, dan bebas narkoba.

Penulis: Evita

Editor: Sianturi