SALAM PAPUA (TIMIKA)– Musabaqah Tilawatil Qur'an (MTQ) ke-1 Tingkat Provinsi Papua Tengah resmi dibuka di Gedung Eme Neme Yauware, Kabupaten Mimika, Selasa (14/7/2026). Ajang perdana sejak terbentuknya Provinsi Papua Tengah ini menjadi tonggak penting dalam membina generasi Qurani sekaligus memperkuat persatuan di tengah keberagaman masyarakat.
Pembukaan MTQ dilakukan oleh Staf Ahli II Bidang Kemasyarakatan, Sumber Daya Manusia, dan Pengembangan Otonomi Khusus Pemerintah Provinsi Papua Tengah, Ukkas S.Sos., M.KP, yang mewakili Gubernur Papua Tengah.
Mengusung tema "Menebar Cahaya Al-Qur'an dalam Harmoni Menuju Papua Tengah Emas yang Berkeadaban", MTQ pertama tingkat provinsi ini diikuti sebanyak 242 peserta dari tujuh kabupaten di Papua Tengah. Para peserta akan berkompetisi pada sejumlah cabang, di antaranya Tilawah Al-Qur'an, Tartil, Hifzil Qur'an, Fahmil Qur'an, Syarhil Qur'an, Karya Tulis Ilmiah Al-Qur'an, dan Kaligrafi.
Wakil Bupati Mimika, Emanuel Kemong, menyampaikan sambutan pada pembukaan Musabaqah Tilawatil Qur'an (MTQ) I Tingkat Provinsi Papua Tengah di Gedung Eme Neme Yauware, Kabupaten Mimika, Selasa malam (14/7/2026)(Salampapua.com/Evita) Dalam sambutan tertulis Gubernur Papua Tengah yang dibacakan Ukkas, disebutkan bahwa penyelenggaraan MTQ bukan sekadar ajang perlombaan membaca Al-Qur'an, melainkan bagian dari upaya membangun karakter masyarakat melalui nilai-nilai keislaman.
Menurutnya, MTQ merupakan momentum strategis untuk melahirkan generasi Qurani yang memiliki keimanan kuat, akhlak mulia, serta mampu berkontribusi dalam pembangunan Papua Tengah.
"Papua Tengah dibangun di atas keberagaman suku, agama, bahasa, dan budaya. Karena itu, kerukunan merupakan modal utama pembangunan. Nilai-nilai Al-Qur'an seperti kejujuran, keadilan, kasih sayang, persaudaraan, dan kedamaian harus terus diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari," ujarnya.
Pemerintah Provinsi Papua Tengah juga berharap MTQ mampu melahirkan qari, qariah, hafiz, hafizah, dan mufasir terbaik yang nantinya dapat mengharumkan nama Papua Tengah pada ajang Musabaqah Tilawatil Qur'an tingkat nasional bahkan internasional.
Sementara itu, Wakil Bupati Mimika, Emanuel Kemong, mengatakan penunjukan Kabupaten Mimika sebagai tuan rumah MTQ pertama tingkat Provinsi Papua Tengah merupakan sebuah kehormatan sekaligus amanah yang harus dijalankan dengan sebaik-baiknya.
Ia menilai penyelenggaraan MTQ tidak hanya menjadi ajang kompetisi keagamaan, tetapi juga menjadi sarana mempererat tali silaturahmi serta memperkokoh persatuan masyarakat dari seluruh wilayah Papua Tengah.
"Sebagai tuan rumah, ini menjadi amanah bagi Pemerintah Kabupaten Mimika. Karena itu kami berkomitmen memberikan pelayanan terbaik kepada seluruh kafilah dan tamu yang hadir," kata Emanuel.
Hal senada disampaikan Wakil Ketua I Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur'an (LPTQ) Papua Tengah, Herman Gafur. Ia berharap MTQ pertama ini mampu menjadi awal lahirnya generasi Qurani Papua Tengah yang berprestasi serta mampu bersaing di tingkat nasional hingga internasional.
Selain menjadi ajang pencarian qari dan qariah terbaik, MTQ juga diharapkan menjadi media dakwah yang memperkuat nilai-nilai toleransi, persaudaraan, dan kebersamaan di tengah masyarakat Papua Tengah yang majemuk.
Penyelenggaraan MTQ perdana ini sekaligus menandai komitmen Pemerintah Provinsi Papua Tengah dalam membangun sumber daya manusia yang unggul, religius, dan berkarakter sebagai fondasi menuju Papua Tengah Emas yang berkeadaban.
Penulis: Evita
Editor: Sianturi