SALAM PAPUA (TIMIKA) – Musyawarah Daerah Luar Biasa (Musdalub) Persatuan Bola Basket Seluruh Indonesia (Perbasi) Provinsi Papua Tengah resmi digelar pada Sabtu (4/7/2026). Agenda penting ini bertujuan untuk menata kembali struktur organisasi, menyelesaikan persoalan administrasi, serta merumuskan arah pengembangan olahraga basket di provinsi termuda di Indonesia tersebut.
Ketua Panitia Musdalub Perbasi Papua Tengah, Max Douw mengungkapkan bahwa kegiatan ini merupakan langkah krusial untuk membangun organisasi olahraga yang sehat, kuat, dan terstruktur. Hal ini diperlukan guna melahirkan atlet berprestasi dan memajukan pembinaan olahraga dari tingkat akar rumput.
"Kegiatan ini telah melalui rangkaian persiapan matang, termasuk konsultasi awal dengan jajaran pimpinan Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Provinsi Papua Tengah. Kami pastikan Musdalub hari ini berjalan sesuai dengan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD-ART) organisasi, serta peraturan yang berlaku di lingkungan olahraga nasional,” ujar Max.
Musdalub yang dijadwalkan berlangsung pukul 15.00 WIT di Ballroom Kantor Gubernur Papua Tengah, area bandara lama Nabire ini akan dihadiri perwakilan pengurus Perbasi dari delapan kabupaten se-Papua Tengah, pelatih, mantan atlet, serta penggiat olahraga. Ketua KONI Provinsi Papua Tengah juga akan hadir langsung sebagai perwakilan induk organisasi olahraga daerah.
Selain itu, perwakilan pengurus pusat Perbasi juga akan turut berpartisipasi secara daring (zoom meeting) untuk memberikan arahan dan validasi terhadap proses musyawarah.
Max memastikan bahwa persiapan pelaksanaan Musdalub telah mencapai 99 persen, sehingga ia optimis kegiatan akan berjalan lancar.
Adapun agenda utama yang akan dibahas meliputi:
1. Laporan pertanggungjawaban pengurus periode sebelumnya.
2. Pembahasan dan penetapan program kerja jangka pendek dan menengah.
3. Pemilihan dan penetapan ketua serta pengurus baru Perbasi Provinsi Papua Tengah.
4. Penyamaan pandangan terkait strategi pembinaan atlet dan peningkatan prestasi ke depan.
Terkait pemilihan kepemimpinan baru, Max mengkau hanya ada satu calon yang akan ditetapkan sebagai Ketua Perbasi Papua Tengah periode mendatang.
"Untuk calon ketua Perbasi hanya satu orang, jadi calon tunggal," pungkasnya.
Penulis: Acik
Editor: Jimmy