Tabrakan Di SP5, Seorang Pria Patah Kaki Dan Penumpang Lainnya Tak Sadarkan Diri

Tabrakan Di SP5, Seorang Pria Patah Kaki Dan Penumpang Lainnya Tak Sadarkan Diri Salah satu korban patah kaki saat mendapatkan perawatan di RSUD Mimika (salampapua.com/Acik)

SALAM PAPUA (TIMIKA) – Sebuah kecelakaan lalu lintas terjadi di Jalan Poros SP 5, setelah Jembatan Kembar, Kabupaten Mimika, Kamis (2/7/2026), sekitar pukul 11.10 WIT.

Insiden ini melibatkan satu unit sepeda motor Yamaha Mio GT warna merah yang dikendarai oleh RP bersama dua penumpangnya, yakni MAM dan MOP, serta mobil Honda CR-V warna silver yang dikemudikan VNA.

Berdasarkan penyelidikan awal oleh Unit Lakalantas Polres Mimika, rombongan sepeda motor tersebut melaju dari arah SP5 menuju perempatan GOR SP5. Namun, sesampainya di titik sebelum Jembatan Kembar, pengendara sepeda motor diduga hendak memotong jalan atau memasuki kapsulan dengan cara melawan arus menuju sisi kanan rumah warga.

Aksi manuver tersebut dilakukan tanpa memperhatikan kendaraan lain, sehingga bagian depan mobil Honda CR-V yang datang dari arah Jembatan Kembar Waker menuju SP5 menabrak sepeda motor tersebut. Benturan keras membuat ketiga occupants sepeda motor terjatuh dan terlempar ke badan jalan.

Akibat tabrakan tersebut, pengendara sepeda motor berinisial RP mengalami patah tulang kaki kiri. Sementara itu, salah satu penumpang berinisial MAM mengalami luka-luka serius hingga tidak sadarkan diri. Penumpang lainnya, MOP juga mengalami luka-luka akibat benturan.

"Ketiga korban sudah dievakuasi dan dibawa ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Mimika untuk mendapatkan penanganan medis lebih lanjut," pungkas Kasi Humas Polres Mimika, Iptu Hempy Ona saat dikonfirmasi.

Kerugian material akibat kecelakaan ini diperkirakan mencapai Rp 10.000.000. Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Mimika telah mengamankan kedua kendaraan sebagai barang bukti untuk proses penyelidikan lebih lanjut.

Menyusul insiden ini, Polres Mimika kembali mengimbau kepada seluruh pengguna jalan agar selalu mematuhi peraturan lalu lintas. Masyarakat diminta untuk memastikan kondisi aman sebelum berpindah jalur, menghindari tindakan melawan arus, serta mengutamakan keselamatan berkendara guna mencegah terulangnya kecelakaan serupa.

"Masyarakat harus hati-hati dalam mengendarai mobil ataupun sepeda motor supaya kejadian seperti ini tidak terulang lagi," pesan Hempy.

Penulis: Acik

Editor: Jimmy