SALAM PAPUA (TIMIKA) - Dalam rangka menyemarakkan HUT ke‑81 RI, Kapolres Mimika menggelar Kompetisi Tanding Seduh Kapolres Cup yang dikemas secara eksklusif dan terbatas, yang dilaksanakan di Cafe Kopi dari Hati Timika, Senin (17/8/2026).
Kapolres Mimika, AKBP Alfredo A. Rumbiak menegaskan, tujuan utama lomba bukan sekadar memeriahkan perayaan, melainkan mengangkat kualitas kedai kopi lokal sekaligus melahirkan barista hebat dari Papua.
“Saya tidak ingin lomba hanya sekadar ramai‑ramai. Event ini harus memberi nilai jual tinggi bagi brand kedai, sekaligus menyiapkan barista Papua agar dikenal di tingkat nasional,” ujarnya.
Kapolres menjelaskan, kompetisi kali ini hanya menampung 24 peserta, meski peminatnya bisa mencapai 50 orang.
Hadiah yang disiapkan cukup besar, yakni juara pertama Rp 5 juta, juara kedua Rp 4 juta, juara ketiga Rp 3 juta, dan juara keempat Rp 2 juta.
Panitia berencana memperkuat persiapan di tahun mendatang dengan hadiah lebih besar dan format lebih matang.
“Event ini kami harapkan menjadi tonggak penting bagi dunia kopi Papua. Selain memperkenalkan cita rasa kopi lokal yang sudah terkenal, ajang ini juga menampilkan wajah baru barista Papua yang siap bersaing di panggung nasional,” ungkap Alfredo.
Sementara itu, Juri Willyanto menekankan, kopi Papua memiliki kualitas unggul, namun hasil akhir tetap bergantung pada teknik dan kreativitas barista.
“Kita adu skill, bukan sekadar kopi. Jurinya mencari karakter rasa yang balance, yang menunjukkan kualitas barista sesungguhnya,” jelas salah satu juri.
Ia mengatakan, untuk menjaga kualitas, panitia menghadirkan juri nasional berpengalaman yang sudah dikenal luas di kalangan penggiat kopi. Menariknya, seluruh peserta diwajibkan menggunakan kopi Papua dari Piramid sebagai bahan utama.
“Dengan kopi yang sama, penilaian difokuskan pada karakter rasa hasil seduhan, sehingga keterampilan barista benar‑benar diuji,” pungkas Willy.
Pertandingan ini juga dirangkaikan dengan Talks Show bersama Barista dan semua juri.
Penulis: Evita
Editor: Jimmy