20 Personel Polda Papua Tengah Lulus Seleksi PAG Dan SBP Polri Tahun 2026 Foto bersama usai sidang dan pengumuman kelulusan seleksi PAG dan SBP Polri 2026 (salampapua.com/Foto: Humas Polda Papua Tengah)

20 Personel Polda Papua Tengah Lulus Seleksi PAG Dan SBP Polri Tahun 2026

SALAM PAPUA (TIMIKA) – Sebanyak 20 personel Kepolisian Daerah (Polda) Papua Tengah resmi dinyatakan lulus terpilih dalam Sidang Kelulusan Seleksi Pendidikan Alih Golongan (PAG) dan Sekolah Bintara Polisi (SBP) Polri Tahun Anggaran 2026.

Sidang dan pengumuman kelulusan dipimpin Wakapolda Papua Tengah, Kombes Pol. Gustav R. Urbinas dan didampingi Kepala Biro Sumber Daya Manusia (Karo SDM) Polda Papua Tengah, Kombes Pol. Felli Hermanto.

Berdasarkan hasil sidang, sebanyak 15 personel dinyatakan lulus dari jalur PAG (peralihan golongan dari Bintara ke Perwira) dari total 30 peserta yang mengikuti seleksi. Sementara itu, lima peserta seleksi SBP (peralihan golongan dari Tamtama ke Bintara) yang mencapai tahap sidang kelulusan akhir, seluruhnya dinyatakan lulus terpilih.

"Untuk hasil seleksi PAG dan SBP tahun ini sudah selesai dan diumumkan beberapa hari lalu" pungkas Wakapolda Papua Tengah, Kombes Pol. Gustav R. Urbinas dalam rilisnya, Kamis (29/10/2026).

Gustav menegaskan bahwa proses seleksi pendidikan merupakan pilar penting dalam pembinaan sumber daya manusia (SDM) Polri. Ia menekankan bahwa setiap tahapan harus dilaksanakan secara profesional dengan menjunjung tinggi prinsip objektivitas dan akuntabilitas.

"Seleksi pendidikan PAG dan SBP merupakan bagian dari upaya Polri untuk meningkatkan kualitas SDM, kompetensi, dan profesionalisme personel. Setiap tahapan seleksi harus dilaksanakan sesuai ketentuan, dengan mengedepankan prinsip objektif, transparan, akuntabel, dan selektif," ujarnya.

Lebih lanjut, Gustav menjelaskan bahwa penetapan kelulusan mempertimbangkan berbagai aspek komprehensif, mulai dari hasil penilaian peserta, pemenuhan persyaratan administrasi, pemeriksaan kesehatan, kemampuan jasmani, aspek psikologi, hingga kesesuaian dengan norma kelulusan dan alokasi kuota pendidikan yang tersedia.

Ia juga menyoroti penerapan prinsip BETAH (Bersih, Transparan, Akuntabel, dan Humanis) sebagai landasan utama untuk memastikan proses seleksi berjalan profesional dan dapat dipertanggungjawabkan.

"Penerapan prinsip BETAH bertujuan memastikan proses penentuan kelulusan berjalan secara profesional berdasarkan hasil penilaian dan ketentuan yang berlaku. Dengan demikian, personel yang terpilih benar-benar memenuhi persyaratan untuk mengikuti pendidikan," tegasnya.

Kepada para peserta yang lulus, Dia menyampaikan ucapan selamat dan mengingatkan bahwa keberhasilan ini adalah buah dari kerja keras, kedisiplinan, serta doa dan dukungan keluarga. Ia berpesan agar momen ini dijadikan motivasi untuk terus mengabdi kepada institusi Polri, bangsa, dan negara.

Sementara itu, Karo SDM Polda Papua Tengah, Kombes Pol. Felli Hermanto merinci bahwa kelulusan 15 peserta PAG telah ditetapkan berdasarkan hasil sidang kelulusan tingkat daerah (Panda).

"Polda Papua Tengah terus mendukung pembinaan personel secara berkelanjutan melalui jalur pendidikan guna meningkatkan kapasitas dan kualitas SDM Polri," ungkap Felli.

Ia menambahkan, para peserta yang lulus terpilih diharapkan dapat menjaga amanah, meningkatkan kapasitas diri, serta senantiasa menjunjung tinggi nilai-nilai Tribrata dan Catur Prasetya dalam setiap pelaksanaan tugas.

"Dengan demikian, pembinaan karier melalui pendidikan dapat memberikan dampak positif bagi peningkatan kinerja organisasi dan kualitas pelayanan kepada masyarakat," tutup Felli.

Penulis: Acik

Editor: Jimmy