SALAM PAPUA (TIMIKA) – Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam) Republik Indonesia, Jenderal TNI (Purn.) Dudung Abdurachman melakukan kunjungan kerja (Kunker) strategis ke Kabupaten Mimika, Papua Tengah, Selasa (27/10/2026).
Dalam kunjungannya, Menko Polkam secara khusus memberikan atensi kepada jajaran TNI dan Polri untuk senantiasa bekerja dengan hati, mengedepankan pendekatan humanis, dan menempatkan kepentingan rakyat di atas segalanya demi percepatan pembangunan di Tanah Papua.
Dalam rombongan kunjungan kerjanya, Dudung didampingi sejumlah petinggi keamanan, yakni Pangdam XVII/Cenderawasih Mayjen TNI Febriel Buyung Sikumbang, Panglima Komando Gabungan Wilayah Pertahanan (Kogabwilhan) III Letjen TNI Lucky Avianto, dan Kapolda Papua Tengah Brigjen Pol Jermias Rontini.
Sebelumnya, Menko Polkam telah menggelar rapat koordinasi Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) bersama Gubernur Papua Tengah, Bupati Mimika, serta jajaran aparat keamanan.
Kepada awak media di Timika, Dudung menegaskan bahwa penguatan sinergitas antara pemerintah daerah, TNI, Polri, dan seluruh pemangku kepentingan adalah kunci utama. Ia menyampaikan amanat Presiden RI bahwa stabilitas keamanan akan berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat.
"Koordinasi antarlembaga perlu terus diperkuat agar pelaksanaan program pembangunan dan penanganan persoalan keamanan di Papua berjalan selaras, terarah, dan tidak dilakukan secara sendiri-sendiri. Pembangunan harus menjangkau masyarakat hingga ke tingkat bawah," ujar Dudung.
Menyoroti dinamika keamanan di Papua, Menko Polkam meminta aparat keamanan mengedepankan pendekatan humanis. Ia menilai, penanganan terhadap kelompok pengacau keamanan harus berjalan beriringan dengan upaya merangkul masyarakat untuk membangun daerah.
"Di samping melaksanakan tugas-tugas terhadap kelompok pengacau keamanan yang selama ini menyakiti masyarakat, yang kedua adalah lakukanlah pendekatan dengan pendekatan hati," tegasnya.
Dudung juga mengingatkan seluruh prajurit TNI dan personel Polri untuk menjaga loyalitas kepada Merah Putih. Menurutnya, aparat harus hadir sebagai pelindung dan pejuang yang mengabdi untuk kepentingan umum.
"Semoga ke depannya, baik pemerintah daerah, TNI, Polri, dan semua elemen yang terkait bersama-sama berpikiran satu, sepakat untuk Merah Putih, untuk bangsa dan negara," tutupnya.
Adapun agenda kunjungan kerja Menko Polkam ke Mimika kali ini tidak hanya berfokus pada stabilitas keamanan, tetapi juga mencakup penanganan bencana, ketahanan pangan, dan pemberdayaan ekonomi masyarakat. Terdapat empat agenda utama yang dijadwalkan dalam kunker ini:
1. Penanganan Karhutla: Mengikuti konferensi video (vicon) penanganan kebakaran hutan dan lahan di Lanud Yohanis Kapiyau Timika (11.00–13.00 WIT).
2. Stabilitas Pangan dan Keamanan: Memimpin rapat koordinasi penguatan stabilitas pangan dan keamanan Provinsi Papua Tengah, masih di Lanud Yohanis Kapiyau (13.15–14.15 WIT).
3. Pemberdayaan Ekonomi: Meninjau langsung Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di Limau Asri Timur, kawasan SP 5, Kabupaten Mimika (14.45–15.15 WIT).
4. Pengarahan Satgas: Memberikan arahan kepada seluruh satuan tugas (satgas) di Papua dan personel jajaran Kogabwilhan III di Markas Yonif 754/ENK Timika (15.15 WIT hingga selesai), yang dilanjutkan dengan sesi doorstop bersama wartawan.
Penulis: Acik
Editor: Jimmy