SALAM PAPUA (BANDUNG) – Akademi Waamanat Bhintuka Football Club (WBFC) kembali tampil superior pada babak penyisihan 32 besar Zona 3 Putaran Nasional Piala Soeratin U-17 2026. WBFC menang telak 5-0 atas tim Kubu Raya dari Kalimantan Barat di Stadion Gelora Arcamanik, Kota Bandung, Jawa Barat, Jumat (9/10/2026).
Kemenangan tersebut memastikan Akademi WBFC menutup babak penyisihan dengan hasil sempurna, yakni tiga kemenangan dari tiga pertandingan, mengoleksi sembilan poin, mencetak 20 gol, dan tanpa kebobolan.
Hasil ini semakin memperkokoh kepercayaan diri skuad asuhan Manajer Ray Manurung dan Pelatih Budiman Yunus untuk menghadapi babak delapan besar yang dijadwalkan berlangsung di Ibu Kota Nusantara (IKN), Kalimantan Timur.
Aksi keren pemain Akademi WBFC Don Fransiskus Magal yang berhasil membobol gawang Kubu Raya United dari Kalimantan Barat dari luar kotak penalty di Stadion Gelora Arcamanik, Kota Bandung, Jawa Barat, Jumat (9/10/2026)(Salampapua.com/Dokumen Akademi WBFC) Sejak awal babak pertama pada pertandingan yang dipimpin Wasit Bani Nazaila Dawa Rizki dari Kota Semarang ini, kedua tim tampil agresif dengan permainan kolektif dan saling melancarkan serangan. Namun, Akademi WBFC berhasil membuka keunggulan melalui Don Fransiskus Magal pada menit ke-10 dari luar kota penalty. Skor 1-0 bagi Akademi WBFC.
Menjelang turun minum, Vicky Erlangga Ardiansyah menggandakan keunggulan WBFC melalui gol pada menit ke-45. Skor 2-0 bertahan hingga babak pertama berakhir.
Memasuki babak kedua, kedua tim kembali menunjukkan permainan yang solid. Namun, Akademi WBFC mampu mengendalikan jalannya pertandingan dan membatasi ruang gerak lawan.
Vicky kembali mencatatkan namanya di papan skor pada menit ke-69 setelah menuntaskan umpan matang, sekaligus membawa WBFC unggul 3-0.
Dominasi WBFC berlanjut hingga Raihan Nur Cahyo mencetak gol keempat pada menit ke-80. Tiga menit berselang, gol kelima kembali tercipta pada menit ke-83 untuk memastikan kemenangan 5-0 bagi Akademi WBFC.
Usai pertandingan, Pelatih Akademi WBFC, Budiman Yunus, mengungkapkan rasa syukurnya atas keberhasilan tim melaju ke babak delapan besar. Meski puas dengan hasil yang diraih, ia mengingatkan para pemain agar meningkatkan fokus dan kerja keras karena kualitas lawan diperkirakan semakin tinggi.
“Puji syukur kita lolos ke delapan besar. Tentunya di delapan besar lawan makin berkualitas. Makanya, kita harus lebih fokus dan kerja keras kalau ingin lolos,” ujar Budiman kepada Salampapua.com seusai pertandingan.
Budiman mengatakan timnya tidak menyiapkan strategi khusus untuk babak delapan besar. Namun, evaluasi terhadap kesalahan dan kelemahan selama fase penyisihan akan dilakukan agar tidak terulang pada pertandingan berikutnya.
“Tidak ada strategi khusus buat di delapan besar. Tapi kita akan evaluasi kesalahan dan kelemahan di babak 32 besar ini, supaya kesalahan dikurangi, bahkan tidak dilakukan lagi oleh pemain,” katanya.
Ia mengaku puas dengan catatan 20 gol tanpa kebobolan yang ditorehkan Akademi WBFC selama babak penyisihan. Budiman berharap konsistensi tersebut dapat dipertahankan pada babak delapan besar.
“Saya puas di babak 32 besar ini dengan memasukkan 20 gol tanpa kebobolan. Saya harap di delapan besar clean sheet ini bisa dipertahankan. Saya yakin anak-anak WBFC akan lebih bagus lagi bermain di delapan besar, apalagi bermain di lapangan bagus di IKN. Semoga anak-anak WBFC U-17 tidak menyia-nyiakan kesempatan yang sudah di depan mata,” tutupnya.
Penulis/Editor: Sianturi