SALAM PAPUA (TIMIKA) – Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Mimika menggelar kegiatan pendampingan penginputan realisasi kinerja dan keuangan perangkat daerah pada aplikasi Dalev SIPD untuk Triwulan III Tahun Anggaran 2026, yang diselenggarakan di Aula Kantor Bappeda Mimika, Kamis (15/10/2026).
Kepala Bappeda Mimika, Septinus Timang menekankan empat poin utama yang wajib diperhatikan seluruh operator dan perwakilan perangkat daerah agar proses perencanaan serta evaluasi pembangunan berjalan sistematis dan efisien.
“Data realisasi fisik dan keuangan harus sinkron, valid, serta dapat dipertanggungjawabkan. Pengisian capaian indikator wajib mengacu pada Renstra dan Renja perangkat daerah serta selaras dengan kebijakan pemerintah daerah,” ujarnya.
Septinus menjelaskan, seluruh perangkat daerah diminta tepat waktu agar tidak menghambat integrasi dan evaluasi periodik. Data menjadi bahan verifikasi dan evaluasi capaian Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD), termasuk faktor pendukung dan penghambat program di lapangan.
“Saya berharap bapak dan ibu sekalian memastikan data realisasi fisik dan keuangan yang diinput oleh masing-masing operator itu sinkron, valid, dan dapat dipertanggungjawabkan. Hasil pengisian ini harus mengacu pada Renstra dan Renja serta selaras dengan kebijakan pemerintah daerah,” tegasnya.
Sementara itu, Kepala Sub Bidang Data dan Pelaporan Bappeda Mimika, Felix Philip Beanal menambahkan bahwa pelaporan realisasi kinerja dan keuangan melalui aplikasi Dalev SIPD harus dilakukan secara rutin setiap triwulan. Menurutnya, pemantauan tidak hanya menjadi bahan penilaian internal Bappeda, tetapi juga langsung diperhatikan oleh Kepala Daerah.
“Pelaporan ini harus dilakukan secara rutin setiap triwulan. Pemantauannya bukan hanya untuk penilaian internal kita, tetapi langsung menjadi perhatian Kepala Daerah melalui pimpinan OPD,” jelas Felix.
Felix menegaskan bahwa seluruh program dan kegiatan yang diinput telah tersinkronisasi otomatis dengan dokumen perencanaan. Target dan indikator sudah ditetapkan sejak awal, sehingga tugas operator adalah menginput realisasi fisik, keuangan, serta capaian hasil yang dampaknya dirasakan masyarakat.
“Target-target kinerja sudah ada dari dokumen RKPD dan Renstra yang kita input di awal. Sekarang tugas operator adalah menginput kinerjanya sejauh mana realisasi dan hasil dari anggaran yang telah digunakan untuk masyarakat,” pungkasnya.
Penulis: Evita
Editor: Jimmy