SALAM PAPUA (TIMIKA) – Sebanyak 150 peserta telah mengonfirmasi kehadiran dalam Konferensi Kota Toleransi (KKT) II yang akan digelar di Kabupaten Mimika, Papua Tengah. Panitia pelaksana kini terus mematangkan berbagai persiapan, terutama terkait akomodasi, transportasi, dan fasilitas pendukung, seiring kemungkinan bertambahnya jumlah peserta.
Ketua Panitia KKT II Mimika, Emanuel Kemong, mengatakan penyelenggaraan kegiatan berskala nasional tersebut menjadi tantangan tersendiri bagi panitia karena melibatkan peserta dari berbagai daerah, termasuk para kepala daerah.
"Ini hal yang baru bagi kita semua. Kegiatan seperti ini sebelumnya digelar di Singkawang dan tahun ini Mimika menjadi tuan rumah. Yang akan hadir adalah para kepala daerah sehingga persiapannya harus benar-benar matang," kata Emanuel, Rabu (4/11/2026).
Ia menjelaskan, jumlah peserta yang terus bertambah akan berpengaruh terhadap kebutuhan teknis penyelenggaraan, terutama ketersediaan kamar hotel, transportasi, serta fasilitas pelayanan bagi para tamu.
"Sampai sekarang yang sudah terkonfirmasi sekitar 150 peserta dan masih mungkin bertambah lagi. Jumlah peserta ini tentu berpengaruh terhadap kesiapan hotel, transportasi, dan berbagai kebutuhan lainnya," jelasnya.
Terkait akomodasi, Emanuel mengatakan panitia telah berkoordinasi dengan sejumlah pengelola hotel untuk memastikan ketersediaan kamar bagi peserta. Namun, pihak hotel juga membutuhkan kepastian jumlah pemesanan karena berkaitan dengan operasional dan bisnis mereka.
"Kami sudah berkoordinasi dengan pihak hotel. Namun mereka juga membutuhkan kepastian karena ini berkaitan dengan bisnis. Kalau kamar diblok, tentu harus ada jaminan dan kepastian dari panitia," ujarnya.
Selain agenda utama konferensi, panitia juga menyiapkan sejumlah kegiatan pendukung yang melibatkan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) serta masyarakat lokal.
Emanuel menegaskan, seluruh persiapan teknis ditargetkan sudah final empat hingga lima hari sebelum pelaksanaan KKT II. Dengan demikian, seluruh rangkaian kegiatan diharapkan dapat berlangsung lancar dan memberikan pelayanan optimal kepada para peserta.
Penulis: Evita
Editor: Sianturi