SALAM PAPUA (TIMIKA) – Lurah Timika Jaya, Piter Herman Kabey, menyoroti penyaluran Bantuan Langsung Tunai (BLT) dari Kementerian Sosial (Kemensos) yang dinilai belum tepat sasaran di wilayahnya. Ia meminta agar pendataan penerima bantuan melibatkan pihak kelurahan sehingga sesuai dengan kondisi riil masyarakat.
Piter mengatakan, berdasarkan data yang tercatat di Kelurahan Timika Jaya, terdapat 867 kepala keluarga (KK) yang tergolong kurang mampu. Namun, menurutnya, masih banyak warga dari kelompok tersebut yang belum terakomodasi dalam daftar penerima BLT dari pemerintah pusat.
Ia menilai terdapat perbedaan antara data yang dimiliki pemerintah daerah dan data yang digunakan dalam penyaluran bantuan dari pusat.
“Kalau bantuan dari daerah selalu mengakomodasi 857 KK kurang mampu, tapi BLT yang dari pusat itu sama sekali tidak tepat sasaran,” kata Piter, Kamis (5/11/2026).
Piter berharap Dinas Sosial (Dinsos) dapat meningkatkan koordinasi dengan pihak kelurahan agar data penerima bantuan benar-benar mencerminkan kondisi masyarakat.
Menurutnya, data yang dimiliki kelurahan cukup akurat karena pendataan dilakukan langsung oleh petugas di lapangan.
“Data keluarga kurang mampu yang ada di kelurahan sangat akurat, karena memang kami yang selalu data langsung ke lapangan,” ujarnya.
Di sisi lain, Piter mengapresiasi realisasi bantuan pembangunan rumah layak huni bagi warga kurang mampu. Ia menyebutkan, saat ini terdapat empat KK di wilayahnya yang sedang menerima bantuan pembangunan rumah.
“Bantuan rumah ada empat unit yang saat ini sementara dibangun. Tahun lalu ada lima unit,” ungkapnya.
Piter juga menyampaikan terima kasih kepada Bupati Mimika Johannes Rettob dan Wakil Bupati Mimika Emanuel Kemong yang dinilainya responsif terhadap usulan dari tingkat kelurahan.
“Saya berterima kasih kepada Pak Rettob dan Pak Emanuel karena usulan kami sudah terealisasi dengan baik,” tutupnya.
Penulis: Acik
Editor: Sianturi