SALAM PAPUA (TIMIKA) – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan
Geofisika (BMKG) memprakirakan wilayah Timika berpotensi terdampak bibit angin
siklon selama lima hari ke depan. Kondisi tersebut dapat memicu hujan dengan
intensitas sedang hingga lebat, disertai angin kencang dan kemungkinan
terjadinya guntur.
Forecaster BMKG Mozes Kilangin Timika, Marsa Reza,
mengatakan berdasarkan prakiraan cuaca BMKG, bibit angin siklon tersebut
diperkirakan masih akan bertahan dalam beberapa hari ke depan.
“Dari perkiraan cuaca BMKG, angin siklon ini masih bertahan
hingga lima hari ke depan, sehingga angin kencang masih akan muncul pada
beberapa hari mendatang,” ujar Reza kepada Salampapua.com, Jumat (16/1/2026).
Meski demikian, Reza menjelaskan bahwa dari hasil pemantauan
BMKG, pergerakan bibit angin siklon tersebut saat ini cenderung semakin
menjauhi wilayah Indonesia. Sementara itu, untuk wilayah Timika, angin dari
arah barat masih lebih dominan.
“Dari pantauan kami, pergerakan angin siklon ini semakin
menjauhi Indonesia, dan untuk Timika sendiri angin dari barat lebih dominan,”
jelasnya.
Saat ditanya mengenai kecepatan angin, Reza mengungkapkan
bahwa kecepatan angin permukaan diperkirakan berkisar antara 15 hingga 20 knot.
“Perkiraan kecepatan angin permukaan berkisar 15 hingga 20
knot. Kami mengimbau masyarakat agar lebih waspada terhadap dampak angin
kencang yang berpotensi menimbulkan gangguan dan dampak buruk terhadap kondisi
cuaca,” pungkasnya.
Penulis: Evita
Editor: Sianturi

