SALAM PAPUA (TIMIKA)- Final Piala Dunia 2026 mempertemukan dua tim terbaik turnamen, yakni Spanyol dan Argentina. Laga yang digelar di Stadion New York–New Jersey pada 19 Juli waktu setempat (20 Juli WIB/WIT) menjadi panggung pertarungan dua filosofi sepak bola yang berbeda. Argentina datang sebagai juara bertahan dunia, sementara Spanyol tampil sebagai juara Eropa dengan generasi emas baru yang dipimpin Lamine Yamal.
Di atas kertas, pertandingan diperkirakan berlangsung sangat ketat. Spanyol tampil sebagai tim dengan pertahanan terbaik sepanjang turnamen, sedangkan Argentina menjadi tim paling produktif dalam urusan mencetak gol.
Perkiraan Susunan Pemain
Spanyol (4-3-3)
Kiper: Unai Simón
Bek: Pedro Porro, Robin Le Normand, Pau Cubarsí, Marc Cucurella
Gelandang: Rodri, Pedri, Dani Olmo
Penyerang: Lamine Yamal, Álvaro Morata, Nico Williams
Pelatih: Luis de la Fuente
Argentina (4-3-3)
Kiper: Emiliano Martínez
Bek: Nahuel Molina, Cristian Romero, Lisandro Martínez, Nicolás Tagliafico
Gelandang: Rodrigo De Paul, Enzo Fernández, Alexis Mac Allister
Penyerang: Lionel Messi, Julián Álvarez, Alejandro Garnacho
Pelatih: Lionel Scaloni
Jalannya Pertandingan Diprediksi
Spanyol kemungkinan akan langsung menguasai bola sejak menit pertama. Rodri dan Pedri akan menjadi poros permainan dengan mengalirkan bola ke kedua sayap, terutama kepada Lamine Yamal yang hampir selalu menjadi ancaman dalam situasi satu lawan satu.
Argentina diperkirakan tidak akan terpancing bermain terbuka. Lionel Scaloni kemungkinan memilih blok pertahanan menengah sambil menunggu kesempatan melakukan serangan balik cepat melalui Messi, Julián Álvarez, dan Garnacho.
Babak pertama diprediksi berlangsung dengan dominasi penguasaan bola Spanyol sekitar 58–60 persen, namun Argentina justru berpotensi menciptakan peluang yang lebih berbahaya karena efektivitas serangan balik mereka.
Jika Spanyol unggul lebih dulu, Argentina hampir pasti akan meningkatkan tempo permainan dengan memasukkan pemain-pemain yang lebih ofensif. Sebaliknya apabila Argentina mencetak gol lebih dahulu, pertandingan akan berubah menjadi duel kesabaran karena mereka terkenal sangat disiplin mempertahankan keunggulan.
Duel Kunci
Lamine Yamal vs Nicolás Tagliafico
Kecepatan dan kreativitas Yamal akan menjadi senjata utama Spanyol. Jika Tagliafico gagal menutup ruang, sektor kiri Argentina bisa menjadi titik lemah.
Rodri vs Enzo Fernández
Pertarungan lini tengah mungkin menjadi penentu pertandingan. Rodri berfungsi mengontrol ritme, sedangkan Enzo Fernández lebih agresif memutus alur serangan lawan.
Lionel Messi vs Pau Cubarsí
Meski telah berusia 39 tahun, Messi tetap menjadi pusat kreativitas Argentina. Pengalaman dan visi bermainnya dapat membongkar pertahanan Spanyol hanya dengan satu umpan.
Kelebihan Spanyol
Penguasaan bola terbaik di turnamen.
Kombinasi pemain muda dan senior yang sangat seimbang.
Lini tengah paling dominan.
Pertahanan paling solid sepanjang Piala Dunia 2026.
Kekurangan Spanyol
Kadang terlalu lama membangun serangan.
Efektivitas penyelesaian akhir masih bergantung pada performa Morata dan Dani Olmo.
Berpotensi kesulitan menghadapi transisi cepat Argentina.Kelebihan Argentina
Mental juara bertahan.
Sangat efisien memanfaatkan peluang.
Memiliki pemain-pemain berpengalaman di laga besar.
Lionel Messi tetap mampu menjadi pembeda dalam pertandingan penting.
Kekurangan Argentina
Pertahanan kadang kesulitan menghadapi kecepatan pemain sayap.
Intensitas pressing mulai menurun ketika memasuki menit-menit akhir.
Ketergantungan terhadap kreativitas Messi masih cukup besar.
Prediksi Statistik
Penguasaan bola:
Spanyol: 58%
Argentina: 42%
Tembakan:
Spanyol: 15
Argentina: 11
Tepat sasaran:
Spanyol: 6
Argentina: 5
Peluang Menjadi Juara
Melihat performa kedua tim sepanjang turnamen, peluang mereka relatif seimbang.
Spanyol: 52%
Argentina: 48%
Keunggulan tipis Spanyol berasal dari konsistensi permainan, kedalaman skuad, dan pertahanan yang hanya kebobolan sangat sedikit sepanjang turnamen. Argentina tetap memiliki peluang besar karena pengalaman tampil di final dan kemampuan mengubah jalannya pertandingan lewat aksi individu para pemain bintangnya. Ini merupakan penilaian prediktif, bukan kepastian hasil.
Rekor Pertemuan di Ajang FIFA
Apabila hanya menghitung kompetisi resmi FIFA Piala Dunia, Spanyol dan Argentina baru sekali bertemu sebelum final 2026, yakni pada fase grup Piala Dunia 1966 di Inggris.
Hasilnya:
Argentina 2-1 Spanyol
Pencetak gol Argentina:
Luis Artime
Ermindo Onega
Gol Spanyol:
Pirri
Dengan demikian, final Piala Dunia 2026 menjadi pertemuan kedua mereka di Piala Dunia sekaligus final pertama antara kedua negara.
Prediksi Pencetak Gol
Spanyol
Lamine Yamal
Dani Olmo
Argentina
Lionel Messi
Julián Álvarez
Prediksi Skor
Pertandingan diperkirakan berlangsung sangat terbuka pada babak kedua. Spanyol kemungkinan lebih dominan dalam penguasaan bola, sedangkan Argentina mengandalkan efektivitas serangan balik.
Prediksi akhir: Spanyol 2-1 Argentina
Pencetak gol:
Lamine Yamal (28')
Lionel Messi (63')
Dani Olmo (84')
Apabila prediksi ini terjadi, Spanyol akan meraih gelar Piala Dunia kedua setelah sukses pada 2010, sementara Argentina gagal mempertahankan trofi yang mereka raih pada edisi 2022. Namun, mengingat kualitas kedua tim yang sangat berimbang, pertandingan juga berpotensi berlanjut ke babak tambahan waktu atau bahkan adu penalti jika skor tetap imbang selama 90 menit. (Dikutip Dari Berbagai Sumber)
Editor: Sianturi