SALAM PAPUA (TIMIKA) – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Mozes Kilangin Timika memperkirakan tinggi gelombang di perairan Mimika berada pada kisaran 1,25 hingga 2,5 meter pada 10–12 Januari 2026.

Forecaster BMKG Timika, Muhammad An Nafi’ Gymnastiar, mengatakan kondisi gelombang tersebut masih tergolong sedang dan relatif aman, terutama pada pagi hari. Namun, pada sore hari gelombang berpotensi disertai angin sehingga masyarakat, khususnya nelayan, diminta tetap waspada.

“Untuk periode 10 sampai 12 Januari, tinggi gelombang perairan Mimika diperkirakan berada di kisaran 1,25 hingga 2,5 meter. Kondisi ini kami kategorikan sedang dan masih berada pada level peringatan warna kuning,” ujar Nafi, Sabtu (10/1/2026).

Ia menjelaskan, kode warna kuning menandakan aktivitas pelayaran dan penangkapan ikan masih relatif aman dilakukan. Arah angin juga masih tergolong aman karena bertiup dari utara atau barat daya–barat laut menuju selatan.

“Kecepatan angin berkisar 4 hingga 5 knot dan masih bertiup dari laut ke arah selatan, sehingga untuk sementara masih aman,” jelasnya.

Nafi menambahkan, BMKG secara rutin menyampaikan informasi dan prakiraan cuaca, khususnya untuk wilayah pesisir. Informasi tersebut dapat diakses masyarakat melalui kantor BMKG di Pomako maupun saluran informasi resmi lainnya.

“Kami terus menyampaikan informasi cuaca terkini agar masyarakat pesisir, terutama nelayan, dapat mempersiapkan aktivitas pelayaran dengan lebih aman,” tutupnya.

Penulis: Evita

Editor: Sianturi