SALAM PAPUA (TIMIKA) – Pangkalan TNI Angkatan Laut (Lanal)
Timika berhasil mengevakuasi seluruh 13 awak KM Putra Kuantan yang tenggelam di
perairan Timika pada Senin (19/1/2026) sekitar pukul 21.00 WIT.
Komandan Lanal Timika, Letkol Laut (P) Bekti Sutiarso, S.H.,
M.Tr.Opsla, menjelaskan bahwa kapal tersebut terbalik dan tenggelam setelah
diterpa gelombang tinggi pada jarak sekitar 12 mil laut dari Pelabuhan
Perikanan Poumako.
Sebanyak 12 awak kapal ditemukan selamat pada malam kejadian
dengan kondisi masih bertahan di badan kapal yang terbalik. Mereka kemudian
dievakuasi oleh KRI Banjarmasin menuju Dermaga Penyeberangan Cargo Dock PT
Freeport Indonesia Amamapare, Distrik Mimika Timur, Kabupaten Mimika, Papua
Tengah.
“Dua belas orang berhasil dievakuasi pada malam kejadian.
Sementara satu orang awak yang sebelumnya dilaporkan hilang telah ditemukan
pagi harinya oleh KM Mustika Bahari,” ujar Letkol Bekti saat menggelar
konferensi pers di Mako Lanal Timika, Selasa (20/1/2026).
Seluruh 13 awak kapal selanjutnya diarahkan ke Klinik Balai
Pengobatan (BP) Lanal Timika untuk menjalani screening atau pemeriksaan
kesehatan, guna memastikan kondisi fisik mereka pasca-insiden.
Danlanal Timika menegaskan bahwa langkah cepat ini merupakan
wujud komitmen TNI Angkatan Laut, khususnya Lanal Timika, dalam memberikan
pelayanan dan perlindungan kepada masyarakat maritim.
“Dengan langkah yang cepat, terukur, dan mengutamakan
keselamatan, Lanal Timika berkomitmen untuk terus hadir melindungi masyarakat
maritim serta menjamin keamanan dan keselamatan pelayaran di wilayah perairan
Indonesia,” tegasnya.
Menanggapi kejadian tersebut, Letkol Bekti juga mengimbau
seluruh nelayan dan pelaku pelayaran di perairan Timika agar senantiasa
memperhatikan faktor keselamatan, terutama kondisi cuaca sebelum dan selama
melaut.
“Saya berharap insiden ini menjadi pengingat bagi seluruh
nelayan. Dalam setiap pelayaran, perhatikan peringatan cuaca dari instansi
terkait dan utamakan keselamatan diri,” pesannya.
Penulis: Acik
Editor: Sianturi

