SALAM PAPUA (TIMIKA) – Distrik Kwamki Narama, Kabupaten Mimika, Papua Tengah menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Tahun 2026 di Ballroom Hotel Grand Tembaga Timika, Jumat (6/3/2026).

Musrenbang tersebut dibuka oleh Staf Ahli Bupati Mimika Bidang Ekonomi dan Pembangunan, Firon Balinol Mom, serta dihadiri Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Mimika, Yohana Paliling, perwakilan Dinas PUPR, serta para perwakilan kampung di wilayah Distrik Kwamki Narama.

Dalam sambutannya, Firon menegaskan bahwa forum Musrenbang merupakan wadah untuk membahas rencana pembangunan daerah, bukan membicarakan persoalan pergantian kepala kampung.

“Dalam forum ini kita fokus membahas pembangunan. Jangan ada yang membahas pergantian kepala kampung. Pergantian kepala kampung akan dilakukan setelah adanya pergantian Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Kampung,” tegas Firon.

Ia menambahkan, Musrenbang menjadi forum strategis untuk menyerap aspirasi masyarakat dari tingkat kampung hingga distrik, sehingga setiap program pembangunan yang direncanakan benar-benar menjawab kebutuhan riil masyarakat.

Melalui Musrenbang RKPD Tahun 2026 ini, Firon mengajak seluruh peserta untuk menyusun skala prioritas pembangunan yang tepat sasaran dan berbasis kebutuhan masyarakat, sekaligus mengoptimalkan potensi lokal guna mendorong kemandirian ekonomi masyarakat.

Selain itu, forum ini juga diharapkan mampu meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui sektor pendidikan dan kesehatan, mempercepat pembangunan infrastruktur dasar untuk membuka aksesibilitas antarwilayah, serta memperkuat sinergi antara pemerintah, masyarakat, dan seluruh pemangku kepentingan dalam mendukung program pembangunan.

Sementara itu, Kepala Distrik Kwamki Narama, Edwin Hanuebi, menyampaikan sejumlah isu strategis yang masih menjadi perhatian di wilayahnya, antara lain peningkatan infrastruktur dasar, layanan pendidikan dan kesehatan, pemberdayaan ekonomi masyarakat dan UMKM, penanganan masalah sosial, serta peningkatan kapasitas aparatur dan kelembagaan masyarakat.

Ia menyebutkan sejumlah usulan prioritas yang mengemuka dalam Musrenbang, di antaranya perbaikan jalan, pembangunan drainase, penerangan jalan, penyediaan air bersih dan sanitasi, rehabilitasi sekolah, pengadaan sarana belajar, peningkatan fasilitas layanan kesehatan, dukungan program gizi dan penanganan stunting, serta penguatan Posyandu.

Di sektor ekonomi, masyarakat juga mengusulkan pelatihan keterampilan serta dukungan bagi pengembangan UMKM berbasis potensi lokal.

Selain itu, terdapat pula usulan pembangunan Kantor Distrik Kwamki Narama yang dilengkapi sarana dan prasarana pendukung, pembangunan Kantor Polsek Kwamki Narama beserta fasilitasnya, pengadaan mobil patroli Hilux double cabin, serta rehabilitasi berat Pos Ramil Kwamki Narama.

“Melalui Musrenbang ini, kami berharap seluruh usulan dapat dibahas secara objektif, disinkronkan dengan OPD sesuai kewenangan, dan menghasilkan program yang benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat,” pungkas Edwin.

Penulis: Evita

Editor: Sianturi