SALAM PAPUA (TIMIKA) – Kader Partai Gerindra dari daerah pemilihan Kabupaten Mimika, Araminus Omaleng, meminta Badan Gizi Nasional (BGN) Wilayah Nabire segera mengambil langkah cepat dengan mengatur ulang operasional Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Nabire agar seluruh sekolah tetap mendapatkan layanan.

Permintaan tersebut disampaikan Araminus kepada Salampapua.com, Jumat (23/1/2026), menyusul dihentikannya operasional SPPG Kali Susu Nabire pasca insiden kekerasan yang melibatkan oknum SPPG berinisial M terhadap Kepala Sekolah SMP Negeri 4 Nabire, Suwandi pada awal Januari 2026.

“Akibat kejadian tersebut, Badan Gizi Nasional telah mengeluarkan surat pemberhentian operasional SPPG Kalisusu Nabire. Saya meminta Kepala Koordinator BGN Wilayah Nabire segera merevisi dan mengatur kembali pelayanan bersama dapur-dapur SPPG yang masih beroperasi, agar sekolah-sekolah yang sebelumnya dilayani SPPG Kali Susu tetap mendapatkan layanan pemenuhan gizi,” ujar Araminus.

Araminus yang juga mengawasi pelaksanaan Program Astacita Presiden RI Prabowo Subianto di Papua Tengah menegaskan, dapur-dapur SPPG terdekat harus segera dialihkan untuk melayani sekolah-sekolah yang terdampak penutupan tersebut.

“Sekolah-sekolah yang sebelumnya dilayani SPPG Kali Susu harus segera dialihkan ke SPPG lain yang masih aktif. Jangan sampai pelayanan terhenti,” tegasnya.

Menurutnya, jumlah sekolah yang terdampak perlu segera didiskusikan dan dipetakan ulang agar dapat diakomodasi oleh SPPG lain yang masih beroperasi, sambil menunggu kemungkinan hadirnya SPPG baru yang tengah mengurus perizinan.

“Sambil menunggu SPPG baru yang sedang mengurus izin, sekolah-sekolah yang saat ini tidak terlayani harus tetap diakomodasi semaksimal mungkin,” pungkasnya.

Penulis/Editor: Sianturi